Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Parliamentary Threshold Tak Perlu Diberlakukan Sampai Tingkat DPRD
Bestari Barus: Memberangus Suara Rakyat Dan Buruk Bagi Demokrasi
Senin, 27 April 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Apa pandangan Anda terkait usulan Parliamentary Threshold di tingkat DPRD?
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat ini berada pada posisi tidak membicarakan hal tersebut, karena kami tidak ada di DPR. Posisi kami hanya menyesuaikan. Namun, selama ini sering dikatakan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Akan tetapi, dalam praktiknya justru memberangus suara-suara rakyat. Ada ketakutan apa sebenarnya? Jika kita sudah sepakat bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan, maka sekecil apa pun suara rakyat itu harus tetap ada yang mewakili. Jangan-jangan nanti ada yang justru menggali kuburnya sendiri karena tidak lolos Parliamentary Threshold.
Menurut Anda, apa latar belakang adanya usulan ini?
Saya kira rakyat Indonesia harus mewaspadai partai yang setuju memberangus suara rakyat. Namun, bisa juga ini hanya semacam huru-hara untuk mencari perhatian.
Baca juga : Adi Prayitno: Bisa Menjadi Kiamat Bagi Parpol-parpol Kecil
Apa dampaknya bagi demokrasi?
Akan sangat buruk bagi demokrasi. Kita tidak ingin mengulang periode lalu, ketika seseorang terpilih dan memenuhi kuota suara, tetapi karena partainya tidak lolos ambang batas, masyarakat tidak bisa terwakili. Ini yang harus menjadi perhatian berbagai pihak. Demokrasi yang baik adalah yang memperhatikan hak rakyat, bukan semata-mata hak partai politik.
Apa PSI merasa “terancam” dengan usulan ini?
PSI berpihak kepada rakyat. Karena itu, kami berpendapat jangan sampai ambang batas menjadi penghalang bagi rakyat untuk diwakili oleh orang yang mereka percaya.
Baca juga : DPR Happy, Ketahanan Energi Kita Diakui Dunia
Lantas upaya yang akan dilakukan PSI?
Saya kira ini akan menjadi perhatian besar rakyat terhadap siapa yang mengusulkan. Sehingga rakyat yang akan berdiri paling depan, bukan hanya PSI. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 27 April 2026 dengan judul "Parliamentary Threshold Tak Perlu Diberlakukan Sampai Tingkat DPRD, Bestari Barus: Memberangus Suara Rakyat Dan Buruk Bagi Demokrasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya