Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aksi Tawuran Masih Marak Terjadi, Apakah Pencegahan Dari Pemprov DKI Jakarta Sudah Efektif?
Ida Mahmudah: Seluruh Elemen Harus Terlibat Langsung
Minggu, 12 Juli 2026 07:10 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat aksi tawuran anak atau pelajar yang masih terjadi di Jakarta?
Kami semua sudah berusaha semaksimal mungkin mencari cara dan solusi terbaik agar mereka tidak melakukan tawuran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan fasilitas olahraga untuk kegiatan anak-anak guna mencegah aksi tawuran. Bagaimana tanggapan Anda?
Solusi yang diberikan Gubernur harus ditindaklanjuti oleh para wali kota dengan bekerja sama bersama camat, lurah, dan aparat di wilayah masing-masing.
Baca juga : DPR: Pengembangan Wisata Jangan Geser Warga Lokal
Selain itu, juga harus berkoordinasi dengan RT dan RW. Sebab, jika persoalan tawuran diserahkan sepenuhnya kepada tingkat Pemprov, tentu tidak akan mampu ditangani secara maksimal. Karena itu, harus ada peran aktif mulai dari tingkat wali kota hingga RT.
Mengapa harus sampai tingkat bawah?
Karena pelaku tawuran memiliki pola tertentu. Dalam beberapa kasus, mereka tidak datang dalam satu rombongan besar, melainkan bertahap, sekitar lima hingga sepuluh orang. Mereka biasanya berkumpul atau nongkrong terlebih dahulu sebelum melakukan tawuran.
Oleh sebab itu, diperlukan peran aktif pengurus RT dan RW apabila ada anak-anak dari wilayah lain yang berkumpul di lingkungannya sehingga potensi tawuran dapat diantisipasi.
Baca juga : Menkes Target 37 Ribu Kasus Kusta Ditemukan
Anda yakin cara tersebut akan efektif?
Iya. Memang seluruh elemen harus terlibat dalam pencegahan tawuran di Jakarta, termasuk teman-teman Karang Taruna di tingkat RW. Apalagi setiap bulan Karang Taruna menerima bantuan.
Saya berharap mereka juga berperan aktif menjaga wilayahnya agar tidak terjadi tawuran. Biasanya, pelaku melakukan tawuran di wilayah lain, bukan di lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Karena itu, diperlukan koordinasi lintas RT, RW, hingga lurah agar dapat segera berkoordinasi apabila ditemukan sekelompok anak dari wilayah lain yang berkumpul dan berpotensi melakukan tawuran. Dengan begitu, aksi tersebut bisa dicegah.
Bagaimana agar memberikan efek jera kepada pelaku tawuran?
Baca juga : Rehabilitasi Ekosistem Wujud Tobat Ekologis
Bisa diawali dengan teguran dari RT, RW, hingga kelurahan. Setelah itu, orang tua pelaku diberi tahu agar ikut melakukan pembinaan. Jika sudah diberi peringatan tetapi tetap mengulangi perbuatannya, maka perlu diambil kebijakan yang lebih tegas disertai sanksi. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 12 Juli 2026 dengan judul "Aksi Tawuran Masih Marak Terjadi, Apakah Pencegahan Dari Pemprov DKI Jakarta Sudah Efektif? Ida Mahmudah: Seluruh Elemen Harus Terlibat Langsung"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya