Dark/Light Mode

Dampak Penggunaan AI-Upscaling dalam Sektor Permainan dan Film

Kamis, 9 Mei 2024 07:11 WIB
DLSS 3 (Sumber: NVIDIA)
DLSS 3 (Sumber: NVIDIA)

Pada masa sekarang Artificial Intelligence (AI) sangat erat hubungannya dengan keseharian manusia, dengan adanya Artificial Intelligence (AI) manusia sangat terbantu di berbagai bidang, begitu juga dengan sektor hiburan seperti film dan permainan. Dengan adanya Artificial Intelligence (AI) pada sektor hiburan banyak industri dan konsumen yang sangat terbantu kita ambil contoh pada industri permainan. Saat ini kebanyakan permainan next-gen memperlukan resource yang besar untuk dapat dimainkan dengan lancar sedangkan banyak konsumen yang memiliki spesifikasi perangkat yang rendah, dengan adanya Artificial Intelligence (AI) Industri permainan dapat menggunakan implementasi Artificial Intelligence (AI) yaitu AI-Upscaling.

AI-Upscaling dalam sektor permainan

Fitur pada DLSS (Sumber: NVIDIA)

Upscaling adalah metode rendering gambar denga cara meningkatkan resolusi gambar dari aslinya. AI-Upscaling berbeda dengan upscaling biasa seperti Lanczos, Bicubic, dan Bilinear yang membebani perangkat dan terbatas penggunaanya dalam permainan. AI-Upscaling seperti DLSS 3.5 (Deep Learning Super Sampling) milik NVIDIA dan FSR 3 (Fidelity Super Resolution) milik AMD. DLSS 3.5 (Deep Learning Super Sampling) bekerja dengan cara me-render gambar pada resolusi yang lebih rendah lalu akan direkonstruksi dan di proses oleh Tensor Core pada GPU NVIDIA yang akan menghasilkan gambar dengan kualitas mendekati aslinya tetapi dengan konsumsi resource yang lebih rendah.

Baca juga : Madrid Open, Alcaraz Semakin Dekat Pertahankan Gelar

DLSS 3.5 juga mempunyai fitur Frame Generation yaitu membuat selingan frame dengan menggunakan Deep Learning dan AI, dengan begitu pengguna mendapatkan FPS (Frame per second) yang lebih tinggi dan menjadikan permainan dapat berjalan lebih lancar dan mulus. Seperti DLSS, FSR 3 (Fidelity Super Resolution) juga me-render gambar dengan resolusi yang lebih rendah lalu melalukan upscaling perbedaanya ada pada teknologi frame interpolation yang digunakan. 

Dengan adanya bantuan dari AI-Upscaling kita mendapat beberapa manfaat yaitu:

  • Memperbesar pasar konsumen bagi perusahaan permainan: karena adanya AI-Upscaling banyak orang dengan spesifikasi perangkat yang lebih rendah dapat menjalankan permainan dengan lebih lancar.
  • Meningkatkan FPS (Frame per Second) bagi pengguna: dengan adanya AI-Upscaling pengguna dapat bermain permainan dengan lancar dan mulus.
  • Meningkatnya penjualan bagi produsen semikonduktor dan GPU: semakin banyak konsumen maka semakin banyak juga permintaan yang ada di pasar, karena itu penjualan GPU dengan dukungan AI akan semakin meningkat.

AI-Upscaling pada sektor Film

Gambar yang di upscaling oleh NVIDIA Video Super Resolution (Sumber: NVIDIA)

Baca juga : Semangat Kartini dalam Konteks Kebangsaan dan Keagamaan Modern

Pada sektor film kita menjumpai beberapa algoritma untuk Upscaling seperti Nearest-Neighbor Interpolation, Bicubic, Bilinear dan Lanczcos. Serta ada juga AI-Upscaler seperti real-ESRGAN, SRCNN, Animejanai v3, dan RTX video super resolution yang menggunakan Tensor Core pada GPU NVIDIA, dengan menggunakan AI-Upscaler pada film/video yang kita tonton, kita dapat merasakan beberapa perbedaan yaitu seperti ketajaman gambar, rendahnya noise serta lebih natural, beberapa kelebihan dan kekurangan AI-Upscaler dibanding Upscaler biasa yaitu:

Kelebihan: 

  • Kualitas gambar lebih tajam
  • Noise yang rendah
  • Hasil lebih natural
  • Dapat meningkatkan FPS pada video dengan Frame interpolation

Kekurangan:

  • Membutuhkan GPU performa tinggi

Referensi

  1. Moor Insights & Strategy, “AMD FidelityFX Super Resolution: A Real Game Changer,” 2021. https://moorinsightsstrategy.com/wp-content/uploads/2021/08/AMD-FidelityFX-Super-Resolution-A-Real-Game-Changer-By-Moor-Insights-And-Strategy.pdf
  2. NVIDIA, “Deep Learning Super Sampling (DLSS) Technology,” 2024. https://www.nvidia.com/en-us/geforce/technologies/dlss/
  3. B. Mengistu, “Deep-Learning Realtime Upsampling Techniques in Video Games,” Scholarly Horizons: University of Minnesota, Morris Undergraduate Journal, vol. 10, no. 2, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.61366/2576-2176.1127.
Ardi Putra Ramadhan
Ardi Putra Ramadhan
Mahasiswa Semester 2 di Universitas Airlangga

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.