Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
UNAS Pelopori Kolaborasi Antara Perguruan Tinggi dengan Pebisnis Luar Negeri
Kamis, 17 Oktober 2024 22:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Nasional (UNAS) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Money Station Capital. Co., Ltd., sebuah perusahaan ekspor dan investasi keuangan asal Thailand yang ada di bawah naungan Bhumibol Group. Penandatanganan MoU berlangsung di Gedung UNAS Auditorium, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2024).
Penandatanganan MoU ini menandai awal dari kolaborasi strategis antara UNAS dan Money Station Capital. Co., Ltd. yang bertujuan untuk mendukung jalannya kegiatan tridharma perguruan tinggi. Kesepakatan ini mencakup beberapa aspek penting, termasuk sepakat untuk bekerja sama dalam dukungan penelitian dan SDM dalam pelaksanaan CSR dari proyek investasi perusahaan tersebut dalam pembangunan kilang minyak di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Acara penandatanganan dihadiri beberapa dosen UNAS dan pejabat Money Station Capital. Co., Ltd. Acara diawali dengan sambutan Rektor UNAS El Amry Bermawi Putera, yang diwakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M) UNAS Robi Nurhadi. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh perwakilan Bhumibol Group, Yanvi Alex. Setelah sesi sambutan, prosesi penandatanganan MoU dilakukan dengan dihadiri tamu undangan yang hadir.
Baca juga : KAI Properti Optimalkan Layanan di Stasiun Pasar Senen dengan Fasilitas Modern
Dalam pernyataannya, Robi Nurhadi mengatakan, UNAS ingin memberi warna baru terhadap kerja sama kalangan usaha luar negeri dengan para pengusaha dalam negeri, dengan kampus dilibatkan dari awal. Kerja sama ini bertujuan melibatkan akademisi untuk menangani permasalahan terkait dengan lingkungan yang diakibatkan oleh minyak.
“Tentu saja dengan melibatkan sivitas akademika atau kampus, agar dalam penanganannya (minyak) bisa lebih baik dengan mempertimbangkan lingkungan dan kemaslahatan yang lainnya,” kata Robi, seperti keterangan yang diterima redaksi, Kamis (17/10/2024).
Menurut Robi, Bhumibol Group yang menaungi Money Station Capital. Co., Ltd. juga menyepakati untuk melibatkan UNAS dalam kegiatan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Dosen Prodi Hubungan Internasional FISIP UNAS ini berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi besar serta dapat membuka lapangan kerja bagi para lulusan UNAS ke depannya.
Baca juga : FR PTMA Sebut Kebijakan Akreditasi Rugikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah
“Kita berharap bisa memberikan kontribusi besar dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi para lulusan UNAS dan tentu secara umum bagi kalangan perguruan tinggi. UNAS mempelopori kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pihak pebisnis atau kalangan usaha yang tidak hanya domestik tapi juga luar negeri,” ujar Robi.
Perwakilan Bhumibol Group, Yanvi Alex, mengungkapkan bahwa kerja sama ini dapat membuka jalan bagi SDM kampus untuk berkarier di bidang energi. “Dengan kampus sendiri yang pasti, SDM-nya (lulusan) bisa bergabung ke dunia oil,” katanya.
Alex menambahkan, pihaknya akan memastikan bahwa kampus juga akan terlibat dalam program CSR dari perusahaan, yang terkait dengan lingkungan.
Baca juga : Berantas Peredaran Merkuri Ilegal, Pemerintah Bentuk Satgas Lintas Kementerian
Money Station Capital Co., Ltd. adalah perusahaan ekspor investasi keuangan perintis dengan sejarah yang kaya inovasi dan pertumbuhan. Didirikan pada 2016 oleh Nanprapha Kawinrutaipreeda, Money Station Capital Co., Ltd. secara konsisten menjembatani kesenjangan antara keberagaman pasar dan investasi bernilai tinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya