Dark/Light Mode

Penyuluhan Pertanian: Kunci Modernisasi Sektor Agraris Indonesia

Rabu, 23 Oktober 2024 14:56 WIB
Penyuluhan pertanian di Kecamatan Sei Bingai, Langkat, (6/8/2024). (Foto: Dok. Pribadi)
Penyuluhan pertanian di Kecamatan Sei Bingai, Langkat, (6/8/2024). (Foto: Dok. Pribadi)

Di tengah tantangan ketahanan pangan global dan perubahan iklim yang semakin nyata, peran penyuluhan pertanian menjadi semakin vital bagi masa depan pertanian Indonesia. Penyuluhan pertanian bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga katalis transformasi yang memberdayakan petani menghadapi era pertanian modern.

Penyuluhan pertanian, yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, memainkan peran strategis dalam pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian. Penyuluhan ini bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan merupakan upaya komprehensif untuk memberdayakan petani dalam mengakses teknologi, informasi pasar, dan sumber daya lainnya guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, dan kesejahteraan mereka 

Baca juga : SRECharged Roadshow Di Bandung: Percepat Adopsi Motor Listrik Di Indonesia

Sayangnya, belum semua petani mendapat penyuluhan. Berdasarkan data Kementerian Pertanian (2023), hanya 60 persen petani Indonesia yang telah tersentuh program penyuluhan pertanian secara aktif. Padahal, penelitian terbaru dari Institut Pertanian Bogor (Widodo et al., 2024) menunjukkan bahwa petani yang mendapat penyuluhan reguler mengalami peningkatan produktivitas hingga 40 persen dibanding yang tidak.

Pada era digital ini, penting bagi penyuluhan untuk mengadopsi teknologi informasi dalam menyebarkan pengetahuan. Aplikasi pertanian digital dan platform e-learning bisa menjadi solusi untuk menjangkau lebih banyak petani, terutama di daerah terpencil. Dengan demikian, penyuluhan yang inovatif dan terintegrasi akan menjadi kunci keberhasilan sektor pertanian Indonesia dalam menghadapi dinamika global. 

Baca juga : Penuhi Permintaan AC, Midea Ajak 175 Dealer dan Teknisi ke Pabrik Baru di Cikarang

Tantangan utama penyuluhan pertanian saat ini mencakup tiga aspek. Pertama, keterbatasan jumlah penyuluh pertanian. Data BPS (2024) mencatat rasio penyuluh dan petani masih 1:1.500, jauh dari ideal 1:800. Kedua, kesenjangan digital yang menghambat adopsi teknologi pertanian presisi. Ketiga, minimnya regenerasi petani muda yang menguasai teknologi modern.

Beberapa solusi yang perlu dipertimbangkan:

  1. Modernisasi metode penyuluhan dengan mengintegrasikan teknologi digital
  2. Penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta
  3. Pengembangan program mentoring petani muda
  4. Revitalisasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat inovasi

Baca juga : Mayor Teddy, Penerus Pramono Anung Di Sekretaris Kabinet

Keberhasilan program penyuluhan pertanian di Vietnam bisa menjadi contoh. Melalui program "New Rural Development" yang dimulai 2010, Vietnam berhasil meningkatkan produktivitas pertanian hingga 300 persen dalam satu dekade (FAO, 2023).

Indonesia perlu mengambil langkah konkret memperkuat sistem penyuluhan pertanian. Tanpa reformasi menyeluruh, kita akan kesulitan mencapai target swasembada pangan dan kesejahteraan petani yang telah lama dicita-citakan.

Referensi:

  1. Kementerian Pertanian RI. (2023). "Laporan Tahunan Kinerja Penyuluhan Pertanian 2023"
  2. Widodo, S., et al. (2024). "Evaluasi Dampak Program Penyuluhan Pertanian terhadap Produktivitas Petani di Pulau Jawa". Jurnal Penyuluhan IPB, 15 (1), 45-60
  3. Badan Pusat Statistik. (2024). "Statistik Penyuluhan Pertanian Indonesia 2024"
  4. FAO. (2023). "Success Story: Vietnam's Agricultural Extension Reform 2010-2023"
Juli Pria Setia
Juli Pria Setia
Mahasiswa

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.