Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
ISICAM 2024 Perkenalkan Prosedur Inovatif Intervensi Jantung dan Pembuluh Darah
Jumat, 22 November 2024 19:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk ke-16 kalinya, Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) atau Indonesian Society of Interventional Cardiology (ISIC) menggelar Indonesian Society of Interventional Cardiology Annual Meeting 2024 (ISICAM), di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis-Sabtu (21-23 November 2024).
Kali ini, para ahli intervensi jantung akan mendiskusikan pengetahuan terkini dan prosedur inovatif intervensi jantung dan pembuluh darah terbaru.
Kompleksitas penyakit jantung membutuhkan terapi farmakologi dan metode inovatif intervensi jantung dan pembuluh darah sesuai yang lebih tepat.
Presisi terapeutik akan dapat mengatasi penyakit secara aman, efektif dan efisien.
ISICAM 2024 menampilkan 59 para ahli intervensi jantung dari Amerika, Eropa, Jepang , Australia, Timur Tengah, China, Korea dan ASEAN.
Baca juga : Miss Universe 2024: Denmark Cetak Sejarah, Indonesia Gagal Tembus Top 30
Bersama dengan ratusan para fakulti nasional, mereka akan berkolaborasi pengetahuan dan ketrampilkan serta berbagi pengalaman, dalam mengembangkan pendekatan baru yang efektif mengatasi berbagai jenispenyakit jantung dan pembuluh darah.
PIKI adalah organisasi profesional yang berdedikasi memajukan praktik kardiologi intervensi di Indonesia. Hal itu ditempuh dengan membina pengembangan keilmuan, kolaborasi, dan inovasi di bidang intervensi jantung.
Ketua PIKI dr A Fauzi Yahya menjelaskan, pendidikan dan pelatihan tetap menjadi misi inti PIKI.
Didirikan pada 20 Juni 1998, PIKI yang merupakan kelompok kerja dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, terus mempromosikan kemajuan mutakhir dalam teknologi, ilmu dan praktik, sehingga berada di garis depan pengembangan layanan kardiologi intervensi di seluruh Indonesia.
Menurut Ketua penyelenggara ISICAM tahun ini dr Emanoel Oepangat kegiatan ini akan dihadiri lebih hampir 2000 orang, terdiri dari ahli jantung intervensi, ahli jantung umum, para fellow dan peserta pendidikan ahli jantung, serta para dokter umum, perawat dan teknisi kardiovaskular.
Baca juga : Ramaikan ADIPEC 2024, Pertamina EP Pamer Potensi Industri Hulu Migas Di Abu Dhabi
Dr. Bambang Budiono, ketua saintifik ISICAM 2024 mengatakan bahwa tema acara “Excellence - Appropriate - Comprehensive” mengerangkai presentasi dan diskusi para ahli untuk memberikan terapi yang tepat, komprehensif, dan mempertimbangkan seluruh aspek klinis pasien.
"Pada tahun ini juga akan disajikan perkembangan teknologi kontemporer dalam menunjang pelayanan intervensi jantung," ungkapnya.
Pada tahun ini ISICAM ke-16 juga bekerja sama dengan EURO PCR menyelenggarakan acara “PCR Fellow Course”.
Hal ini menjadi kesempatan baik para dokter kardiologi intervensi muda untuk berpengalaman langsung menikmati pola pembelajaran fellow course terstandar di Eropa, dalam mengembangkan ilmu dan keahliannya.
Pertemuan kardiologi intervensi terbesar di Indonesia menampilkan 18 demonstrasi tindakan intervensi penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah, kelainan struktur jantung, abnormalitas penyakit jantung bawaan hingga gangguan katup jantung.
Baca juga : HLF MSP dan IAF ke-2 Perkuat Posisi Indonesia dan Solidaritas Global
Berbagai pusat pusat jantung terkemuka dunia berperan dalam ajang demonstrasi langsung ini.
Sejumlah rumah sakit di Indonesia yang menampilkan kemajuan tindakan intervensi jantung adalah Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, RSUD dr Soetomo Surabaya, RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung, RS dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Primaya Tangerang, RS Jantung Bina Waluya Jakarta.
Penyelenggaraan ISICAM 2024 adalah salah satu bentuk komitmen PIKI dalam mendukung program transformasi kesehatan yang diusung Kementerian Kesehatan RI dalam pemerataan kualitas pelayanan intervensi kardiologi.
Sejak awal berdiri, PIKI sangat peduli terhadap kebutuhan akan peningkatan dan pemerataan tenaga profesional kardiologi intervensi yang berkualifikasi di Indonesia.
Selama 15 tahun terakhir, PIKI telah menginisiasi dan mendukung program pelatihan fellowship kardiologi intervensi di berbagai rumah sakit besar di Indonesia serta menjalin kolaborasi dengan pusat-pusat jantung dunia baik di kawasan regional, Asia maupun Eropa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya