Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang memiliki dampak luas terhadap kesehatan, sanitasi, dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6, "Clean Water and Sanitation," teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotika menghadirkan peluang inovatif dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
AI untuk Monitoring dan Prediksi Kualitas Air
Pemanfaatan teknologi AI memungkinkan pengumpulan data secara real-time melalui jaringan sensor IoT yang ditempatkan di sumber air. AI dapat menganalisis parameter kualitas air seperti tingkat pH, kandungan oksigen terlarut, serta keberadaan logam berat atau zat polutan lainnya. Hasil analisis ini membantu pengambilan keputusan cepat untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut.
Robotika dalam Penanganan Limbah Air
Baca juga : Napoli Perpendek Jarak Dengan Atalanta, Juventus Tertahan Venezia
Robotika juga memiliki peran signifikan dalam pengelolaan air. Robot seperti Interceptor telah berhasil digunakan di beberapa sungai di Indonesia, seperti Cengkareng Drain di Jakarta, untuk membersihkan limbah plastik. Selain itu, robot otonom dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan limbah cair di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk meningkatkan efisiensi daur ulang air.
Kontribusi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan
Mahasiswa di bidang Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan berperan penting dalam mendesain algoritma pengenalan pola dan membangun robot yang mampu bekerja di lingkungan air. Kolaborasi lintas bidang juga diperlukan untuk menciptakan solusi teknologi yang ramah lingkungan dan dapat diakses masyarakat luas.
Baca juga : Riset TRI: Hilirisasi Dongkrak Lapangan Kerja dan Genjot Perekonomian
Teknologi hijau berbasis AI dan robotika tidak hanya mendukung pencapaian SDGs 6 tetapi juga menciptakan inovasi yang berdampak langsung pada kualitas hidup manusia.
Ditha Rifenti
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Universitas Airlangga
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Universitas Airlangga
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya