Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Smart Water Drink Vending Machine dengan Pembayaran Pakai Botol Plastik
Selasa, 17 Desember 2024 22:57 WIB
Dalam menghadapi tantangan besar terkait pencemaran plastik dan kesulitan akses air bersih, inovasi teknologi dapat memainkan peran kunci untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu solusi yang tengah dikembangkan adalah Smart Water Drink yang merupakan sebuah sistem vending machine yang tidak hanya menyediakan air minum yang layak, tetapi juga memiliki mekanisme pembayaran unik dengan menggunakan botol plastik bekas. Dengan teknologi ini, masyarakat dapat memperoleh air minum dengan harga terjangkau sekaligus membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang merusak lingkungan.
Smart Water Drink adalah vending machine yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan air minum dengan cara menyetor botol plastik bekas sebagai metode pembayaran. Di samping itu, proyek ini memanfaatkan teknologi computer vision untuk memverifikasi botol plastik secara cepat dan akurat. Sebelum pengguna bisa memperoleh air, botol plastik yang dimasukkan akan dipindai oleh sistem vision yang secara otomatis memeriksa dimensi dan bentuk botol untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang telah ditentukan. Teknologi ini mampu mengenali berbagai jenis botol plastik berdasarkan bentuk dan ukuran, sehingga memungkinkan botol tersebut digunakan sebagai nilai tukar untuk air bersih.
Baca juga : Menteri Ekraf Dan Mendagri Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Kreatif
Dengan begitu, pengguna tidak perlu membayar dengan uang, melainkan cukup dengan menyetor botol plastik bekas, yang sering kali menjadi sampah di lingkungan sekitar. Mesin akan memberikan jumlah air yang setara dengan bobot atau ukuran botol plastik yang dimasukkan. Hal ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih, sekaligus membantu mengurangi volume sampah plastik di sekitar mereka.
Salah satu fitur utama dari Smart Water Drink adalah integrasi teknologi computer vision yang memungkinkan sistem memverifikasi dan mengidentifikasi botol plastik secara otomatis. Proses ini dimulai dengan pemindaian botol melalui kamera canggih yang terpasang pada mesin. Teknologi computer vision akan menganalisis bentuk, dimensi, dan tekstur botol plastik untuk memastikan bahwa botol tersebut memenuhi kriteria tertentu, seperti ukuran dan kelayakan untuk didaur ulang. Dengan demikian, sistem ini menjamin verifikasi yang cepat dan akurat, mengurangi risiko kesalahan dalam proses transaksi.
Baca juga : Harga Tiket Pesawat Turun, Prabowo: Ini Untuk Kepentingan Masyarakat Kita
Karena proses verifikasi dilakukan secara otomatis, teknologi ini juga memberikan keuntungan dalam hal efisiensi waktu dan akurasi. Pemindaian botol dilakukan dalam hitungan detik dan tanpa memerlukan intervensi manusia. Selain itu, sistem ini juga memudahkan pengelolaan stok dan kapasitas botol plastik di dalam mesin, yang secara otomatis mengatur tingkat pengisian ulang untuk menjaga kontinuitas layanan.
Proyek Smart Water Drink mendukung SDGs 6 - Clean Water and Sanitation dengan menyediakan akses mudah terhadap air minum yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan begitu, proyek ini menawarkan solusi yang sangat relevan di daerah yang kesulitan memperoleh air bersih. Selain itu, proyek ini berkontribusi pada SDGs 12 - Responsible Consumption and Production, karena secara langsung mengurangi sampah plastik melalui penggunaan botol plastik bekas sebagai alat pembayaran. Sistem ini tidak hanya memberikan manfaat praktis dalam pengelolaan air, tapi juga mendukung upaya global untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
Baca juga : Rakyat Jenuh dengan Politik
Seiring berjalannya waktu, dengan mengurangi sampah plastik yang mencemari lingkungan dan memfasilitasi penggunaan kembali botol plastik, proyek ini turut berkontribusi pada pengurangan polusi plastik yang menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di dunia. Selain itu, teknologi yang digunakan juga meningkatkan efisiensi dalam distribusi air bersih sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat dilayani tanpa membebani sumber daya alam yang terbatas.
Dengan demikian, Smart Water Drink bukan hanya sekadar vending machine, melainkan sebuah solusi yang menggabungkan teknologi, keberlanjutan, dan kebutuhan dasar manusia. Menggunakan teknologi computer vision untuk verifikasi botol plastik, proyek ini memberikan dampak signifikan dalam hal penyediaan air bersih yang terjangkau dan sekaligus mengatasi masalah sampah plastik yang terus berkembang.
Muhammad Alvarezi Usamah Akrim
Mahasiswa Universitas Airlangga
Mahasiswa Universitas Airlangga
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya