Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Abdul Mu’ti Optimis Indonesia Emas Bisa Terwujud Sebelum 2045, Ini Syaratnya
Minggu, 9 Maret 2025 13:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti optimistis Indonesia Emas dapat terwujud lebih cepat sebelum 2045. Optimisme itu menguat setelah melihat dan meresmikan rangkaian peluncuran digitalisasi Pesantren Cendekia Amanah asuhan KH Cholil Nafis, di Kalimulya, Depok, Sabtu (8/3/2025).
Peluncuran dihadiri antara lain Wali Kota Depok Supian Suri, Pendiri ESQ 165 Ary Ginanjar Agustian, Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) Saleh Husin, dan Pimpinan Bank Indonesia.
Dalam sambutannya di depan para santri, Abdul Mu’ti menyampaikan terima kasih atas undangan bersilaturahim di Pesantren Cendekia Amanah yang modern dan berkemajuan. “Bangunannya megah bukan megahi, mewah bukan mepet sawah,” ujarnya, berseloroh.
Baca juga : Tim Indonesia U-17 Fokus Asah Taktik Menuju Piala Asia
Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Kiai Cholil Nafis, menjelaskan Smart Class menjadi kelas cerdas yang memadukan suasana modern dengan salaf dan ilmu umum dan agama. Semua proses pesantren mulai pendaftaran pembelajaran umum dan agama bahkan tahfidz dan baca kitab kuning bisa dilakukan secara digital.
“Begitu pula dalam komunikasi dengan wali santri dilakukan secara digital,” jelasnya.
Pesantren yang berlokasi di Jalan Kalimulya Depok ini menawarkan sistem pendidikan tak hanya berkarakter dan cerdas, tapi juga sistem pendidikan sesuai dengan kecerdasan anak. Menurutnya, semua anak itu cerdas pada bidang dan minatnya, yang sering terlihat bodoh karena anak belum menemukan talentanya dan salah jurusan.
Baca juga : Tiket Indonesia Vs Bahrain Besok Dijual, Segini Daftar Harganya
Abdul Mu’ti pun mengakui sebagai sebuah kemajuan luar biasa, yang membuatnya optimistis Indonesia Emas tidak perlu menunggu 2045 asal model pembelajaran semua kelas di Indonesia seperti di SMP dan SMA Cendekia Amanah.
“Tadi saya melihat bagaimana Smart Class itu yang semuanya berbasis teknologi digital menjadi sebuah model pembelajaran modern yang. Kalau ke depan semua kelas di Indonesia seperti yang ada di SMP dan SMA Cendekia Amanah ini, tidak perlu menunggu 2045 Indonesia Emas itu sudah dapat terwujud,” ujarnya.
Abdul Mu’ti pun mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah membantu Pemerintah dalam rangka mendirikan pendidikan layanan yang bermutu untuk semua. “Mudah-mudahan tidak hanya pesantren di Cendekia Amanah ini tetapi juga pesantren lainnya dapat dibantu Bank Indonesia” harapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya