Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wisuda ke-26 Universitas Al-Ahgaff Yaman: 118 Mahasiswa Indonesia Raih Sarjana
Selasa, 3 Juni 2025 22:52 WIB
Kilauan selempang sarjana dan senyum haru menyelimuti aula prosesi wisuda mahasiswa Universitas Al-Ahgaff, Kamis pagi, 29 Mei 2025 . Di antara suara jepretan kamera, tawa bahagia, dan panggilan nama demi nama, ada ribuan cerita yang akhirnya sampai di garis akhir—dan awal yang baru.
Universitas Al-Ahgaff Tarim, Yaman, kembali menyelenggarakan prosesi wisuda bagi para mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum, yang terdiri atas tiga jurusan: Syari'ah, Sunnah, serta Syari'ah dan Hukum. Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Mereka yang diwisuda sah menyandang gelar Bachelor of Science (B.Sc.).
Dengan mengangkat tema "Tetap Teguh, Tak Terpengaruh," prosesi wisuda kali ini diikuti 157 wisudawan dari lima negara berbeda, yakni Yaman, Indonesia, Malaysia, Somalia, dan Tanzania. Indonesia berhasil menyumbangkan sebanyak 118 wisudawan, yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, serta Lombok. Sementara itu, Yaman menyumbangkan 29 wisudawan, Somalia 6 wisudawan, Malaysia 2 wisudawan, dan Tanzania 2 wisudawan.
Puncak acara diisi dengan pemberian cenderamata dan penghargaan kepada dosen serta wisudawan berprestasi. Tercatat ada 14 wisudawan yang berhasil meraih predikat Mumtaz (Cumlaude), sepuluh di antara mereka berasal dari Indonesia, dua wisudawan dari Yaman, dan dua wisudawan lainnya dari Somalia.
Baca juga : PNM Konsisten Tanamkan Nilai Pancasila Di Setiap Langkah Pemberdayaan
Selain penghargaan bagi wisudawan berpredikat cumlaude, apresiasi khusus juga diberikan kepada mereka yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Mengingat padatnya program akademik di Universitas Al-Ahgaff, capaian tersebut merupakan prestasi luar biasa dan layak mendapat penghargaan tersendiri atas kegigihan dan komitmen mereka. Tercatat ada 16 wisudawan yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an 30 juz, 12 wisudawan di antaranya berasal dari Indonesia, tiga wisudawan dari Yaman, dan satu wisudawan dari Somalia.
Kehadiran tokoh-tokoh publik, khususnya dari kalangan masyaikh dan habaib turut menambah kekhidmatan dan kesakralan prosesi wisuda ini. Di antara mereka yang ikut hadir: Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prof. Dr. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun; Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum, Dr. Abdullah Awad bin Smith; dan Grand Mufti Tarim, Syekh Muhammad Ali Al-Khatib.
"Hari ini kita tidak lagi berbicara dengan akal semata, tetapi dengan hati dan kenangan. Kini kita telah memasuki fase kehidupan yang baru setelah melewati proses yang panjang dengan kegigihan dan ketekunan. Kita boleh bangga dengan segala pencapaian. Namun ingat, pundak kita memikul amanah yang sangat besar—amanah syari'ah, amanah ilmu, dan risalah petunjuk serta kebenaran," ujar Ihsan Ramadhan, Ketua Angkatan An-Nubala (nama angkatan wisudawan tahun ini) dalam pidato sambutannya.
Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prof. Dr. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, dalam sambutannya, memberi ucapan selamat kepada para wisudawan. Rektor juga berpesan agar mereka senantiasa mengamalkan ilmu serta menjaga nilai takwa dalam diri mereka, sehingga kelak dikumpulkan di surga dan meraih kesuksesan yang hakiki.
Baca juga : Ibas: Wujudkan Trinitas Strategis, Peran Aktif Indonesia Wujudkan Tatanan Dunia
"Kelulusan ini merupakan salah satu tanda kesuksesan kalian. Tapi kesuksesan yang hakiki bukan ketika kalian berhasil lulus sebagai sarjana, tetapi sebagaimana firman Allah SWT:
فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَ
Yakni siapa yang diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke surga, maka dialah orang yang sukses," tegas Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Baharun.
Universitas Al-Ahgaff adalah salah satu institusi pendidikan terkemuka di Yaman yang menawarkan berbagai program studi berkualitas, dengan penekanan pada kajian keislaman. Reputasinya yang unggul dalam bidang pendidikan dan penelitian menjadikannya pilihan utama bagi banyak mahasiswa internasional, khususnya mahasiswa Indonesia.
Baca juga : Trump Tutup Pintu Harvard University Untuk Mahasiswa Asing
Dengan semangat pengabdian dan kontribusi nyata, para wisudawan diharapkan siap menjadi agen transformasi di negaranya masing-masing, menuju peradaban yang unggul dan berkelanjutan.
Muhammad Ghani Nasution
Muhammad Ghani Nasution, mahasiswa tingkat 3, Universitas Al-Ahgaff, Yaman
Muhammad Ghani Nasution, mahasiswa tingkat 3, Universitas Al-Ahgaff, Yaman
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya