Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menggelar Wisuda ke-33 di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 765 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan. Rinciannya, 689 lulusan program sarjana dan 76 lulusan program magister.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UAI, Prof. Taufik Kasturi, melaporkan, 132 lulusan atau 17,25 persen meraih predikat cum laude. Dari total wisudawan, 452 di antaranya perempuan dan 313 laki-laki.
Ia juga mengungkapkan sejumlah capaian lulusan. Sebanyak 407 wisudawan telah bekerja sebelum wisuda. Selain itu, terdapat lima penghafal Al-Qur’an, dua wisudawan termuda, serta lulusan dengan jarak domisili terjauh dan terdekat.
Baca juga : UP Wisuda 1.465 Lulusan, Mantapkan Integritas Menuju Indonesia Emas
Apresiasi juga diberikan kepada peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari enam fakultas program sarjana dan lima program magister, serta tujuh nominasi wisudawan terbaik tingkat universitas.
Pesan Integritas
Rektor UAI, Prof. Widodo Muktiyo, menyebut wisuda bukan sekadar akhir studi, tetapi awal perjalanan hidup baru. “Momen ini berawal dari mimpi seorang anak, harapan seorang ayah, serta doa panjang seorang ibu,” ujarnya.
Ia menegaskan, UAI adalah rumah besar yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Kepada para lulusan, Widodo berpesan agar memegang tiga prinsip utama: menjaga integritas, terus belajar sepanjang hayat, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Baca juga : Taufik Hidayat Yakin Pebulutangkis Indonesia Raih Emas Di Olimpiade
Ia juga mengutip pemikiran Kahlil Gibran. “Hal terbesar dalam hidup bukanlah di mana kita berdiri, melainkan arah yang kita tuju,” katanya.
Bangun Karakter dan Spiritualitas
Sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi unggul, UAI tengah mengembangkan asrama mahasiswa dan Rumah Qur’an UAI sebagai ekosistem pembinaan karakter dan spiritualitas. Widodo mengajak orang tua wisudawan untuk turut berpartisipasi dalam program tersebut.
Hadirkan Tokoh Nasional
Wisuda ke-33 UAI turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, Prof. Jimly Asshiddiqie, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Henri Togar Hasiholan Tambunan. Keduanya memberikan sambutan dan motivasi kepada para wisudawan. Alumni UAI, H. Alfian Mahardika, turut menyampaikan orasi ilmiah dalam acara tersebut.
Wisudawan Terbaik
Baca juga : Wisuda Ke-7 i3L,180 Lulusan Siap Melangkah Ke Dunia Profesional
Faathir Alfath Risdarmawan dari Program Studi Teknik Elektro dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dan berprestasi tingkat universitas. Penilaian didasarkan pada capaian akademik, prestasi, karya ilmiah, etika, serta pengalaman organisasi.
Faathir tercatat telah menerbitkan sembilan artikel ilmiah di jurnal terindeks Scopus, sebagian besar sebagai penulis pertama. Sebagai bentuk apresiasi, UAI memberikan hadiah umrah gratis kepada Faathir.
Prosesi wisuda ditutup dengan penyerahan ijazah, pemindahan kuncir, serta pembacaan ikrar Prasetya Sarjana UAI oleh perwakilan mahasiswa terbaik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya