Dark/Light Mode

Erick Jadi Keynote Speaker “Banten Economic Outlook 2022”

Banten Disiapkan Jadi Provinsi Digital

Kamis, 25 November 2021 07:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Ekonomi kreatif dan digital akan terpusat di sini semua,” yakinnya.

Sementara dari BUMN, Dirut PT KS Silmy Karim menyampaikan rencana pengembangan bisnis perusahaan yang dipimpinnya. Ada sekitar Rp 45 triliun yang akan digelontorkan untuk menambah kapasitas produksi mencapai 10 juta ton.

Baca juga : Mantu Jokowi Vs Petahana, Siapa Akan Jadi Pemenang?

Namun, ia mengingatkan bahwa perusahaannya dan perusahaan manapun yang berdiri di Banten, tak bisa lagi hanya mengandalkan SDM karena semata-mata pertimbangan kedaerahan.

“Zaman makin modern, persaingan tidak lagi di daerah tapi global. Kalau tidak menyiapkan pendidikan SDM yang bagus, jangan salahkan jika (warga Banten) nanti hanya jadi penonton. Pemda harus menyiapkan SDM-nya dengan sebaik-baiknya,” saran Silmy.

Baca juga : PNM Modali 81 Ribu Ibu-ibu Di Sukabumi

Selain pendidikan, investor sebutnya juga akan mempertimbangkan faktor infrastruktur, kestabilan keamanan, kesehatan dan perencanaan yang terintegrasi sebelum memutuskan berinvestasi di suatu daerah. “Karena ekosistem tidak bisa berjauhan,” sambungnya.

Direktur Rakyat Merdeka Kiki Iswara mengaku takjub melihat dahsyatnya pertumbuhan ekonomi di Banten, meskipun sempat babak belur dihantam Corona tahun 2020 lalu. Ia berharap, webinar tersebut dapat jadi momentum untuk mendiskusikan apa saja yang bisa dikembangkan di Banten setelah pandemi Covid-19, yang oleh beberapa epidemiolog diperkirakan bakal berubah menjadi epidemi di tahun 2022.

Baca juga : Rombak Direksi, Nusa Konstruksi Enjiniring Optimis Bisnis Moncer

“Jadi luar biasa. Mudah-mudahan (pertumbuhan ekonomi) ini dapat terus bertahan terutama setelah pandemi tentu akan bergeliat kembali,” tutur Kiki dalam sambutannya kemarin. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.