Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Saham SILO Masuk Indeks MSCI
John Riady: Kami Dipercaya Dan Profesional
Kamis, 25 November 2021 12:23 WIB
Sebelumnya
Selain itu, Indonesia juga dihadapkan problem minimnya jumlah dokter. Saat ini saja, jumlah dokter hanya sekitar 81.011 orang, dengan persebaran terbanyak di Pulau Jawa, terutama Jabodetabek dengan rasio mencapai 0,3 per 1.000 orang.
“Untuk itulah, Lippo Group melalui Siloam sejak semula mempunyai visi untuk membangun ekosistem kesehatan nasional yang kuat. Mulai dari pendidikan dokter dan perawat di UPH, sampai menyediakan akses beasiswa bagi para spesialis. Sehingga, Siloam bisa menjadi wadah bekiprahnya dokter-dokter terbaik tersebut,” papar John.
Dengan membangun ekosistem, Siloam secara perlahan berhasil memupuk optimisme, untuk mengentaskan persoalan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan nasional.
Kini, jaringan rumah sakit SILO yang berjumlah 40 yang tersebar di 23 kota.
Baca juga : Masuk Ke Indonesia, Masa Karantina Dipangkas Jadi 3 Hari
Dengan infrastruktur mumpuni dan jumlah tenaga kesehatan memadai, jaringan rumah sakit SILO ikut diandalkan menanggulangi pandemi Covid-19. Terlebih, pada masa genting gelombang kedua yang lalu.
“Kami ikut membantu pemerintah menangani pasien Covid-19 yang sangat melonjak pada gelombang kedua lalu, tenaga kesehatan kami secara profesional bekerja menyelamatkan nyawa manusia,” kata John.
Di lain sisi, pandemi Covid-19 ini pula yang memberikan pelajaran berharga bahwa sistem layanan kesehatan nasional perlu terus diperkuat.
Terlebih, ke depan, sistem layanan ini wajib memiliki daya antisipasi dan mitigasi dalam menghadapi pandemi yang sangat mungkin berulang.
Baca juga : Ganjar Bangga, Indonesia Dipercaya Jadi Presidensi G20
“Karena itu, kami berupaya terus melakukan ekspansi yang menguatkan mata rantai layanan kesehatan nasional. Kami terus bangun dan kembangkan ekosistem," tegas John.
"Untuk itu semua, kami harus selalu menjaga profesionalitas, baik dari sisi finansial maupun operasional, karena tanpa kekuatan finansial serta kepercayaan investor, tentunya SILO tak bisa berbuat banyak,” imbuhnya.
Berkaca kepada imbas pandemi serta tren kesehatan secara global, SILO akan mengembangkan konsep layanan kesehatan berbasis wellness, yang senantiasa berupaya agar orang tetap sehat.
Konsep ini berbeda dengan konsep healthcare tren kesehatan saat ini, yang mengutamakan penanganan penyakit pasien.
Baca juga : RS Siloam Tangani Covid, John Riady: Dokter Dan Nakes Layak Dapat Apresiasi
“Dengan konsep ini, kerja mata rantai kesehatan akan menjadi lebih ringan, lebih berorientasi preventif. Sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkas alumnus Georgetown University, Palmer Scholar, dan Columbia University Law School. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya