Dewan Pers

Dark/Light Mode

Permudah Layanan, ASDP Genjot Pembayaran Non Tunai

Kamis, 2 Desember 2021 12:36 WIB
Pembayaran nontunai di pelabuhan. (Foto: ASDP Indonesia Ferry)
Pembayaran nontunai di pelabuhan. (Foto: ASDP Indonesia Ferry)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperluas digitalisasi penyeberangan dengan menambah channel pembayaran secara non tunai atau cashless.

Pembayaran tiket dapat dilakukan dengan metode payment link melalui opsi pembayaran layanan virtual account, kartu uang elektronik dari BRI, Mandiri, BNI dan BCA, serta layanan Dompet Elektronik dari OVO, ShopeePay, LinkAja, dan Dana.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, manajemen terus mengakselerasi dan memperluas program cashless ke seluruh Cabang ASDP.

Berita Terkait : Optimalkan Layanan, Asabri Luncurkan Pembaruan Aplikasi Mobile

"Kami optimistis target digitalisasi penyeberangan secara menyeluruh di Pelabuhan ASDP dapat terwujud," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/12).

Shelvy menuturkan, pada minggu lalu, ASDP sudah go live di Cabang Sape. Termasuk, Labuan Bajo. ASDP juga go live di Pelabuhan Bitung dan Pelabuhan Bastiong-Ternate. Di sana, penumpang bisa membeli tiket ferry secara non tunai.

Shelvy menyebut, penerapan metode pembayaran non tunai memiliki beberapa manfaat bagi pengguna jasa. Pertama, memberikan rasa aman dan nyaman. Sebab, ada standar pengisian data diri yang lengkap terhadap jaminan asuransi dan kelengkapan manifest penyeberangan.

Berita Terkait : Gerindra Sabet Penghargaan Parpol Informatif

Kedua, transaksi pembayaran menjadi mudah, praktis, terhindar dari uang palsu serta mendukung protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah penularan. Kontak dengan petugas loket diminimalisir.

Sementara ketiga, proses transaksi di tollgate lebih ringkas dan cepat. Pengguna jasa bisa lebih nyaman, teratur, dan tertib lantaran tidak perlu lagi antre di pelabuhan.

"Sejak awal tahun ASDP konsisten mengakselerasikan metode cashless untuk mendukung pembayaran tiket ferry sehingga pengguna jasa semakin mudah dan nyaman, serta dapat mencegah penularan Covid-19 karena kontak dengan petugas lokat diminimalisir," jelas Shelvy.
 Selanjutnya