Dark/Light Mode

Pentingnya Perluasan Aspek Pemberdayaan Perempuan

Selasa, 23 November 2021 07:30 WIB
Pentingnya Perluasan Aspek Pemberdayaan Perempuan

RM.id  Rakyat Merdeka - Program kesetaraan gender di Indonesia masih terus digenjot oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Melalui program Training of Trainer (TOT) Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Pada Anak kepada 547 pendamping nasabah PNM Mekaar yang memberdayakan para ibu prasejahtera di 34 provinsi di Indonesia. 

Baca juga : Anggaran Desember Ceria

Nasabah prasejahtera PNM Mekaar merupakan kelompok yang rentan mengalami kesenjangan dalam ketimpangan gender, salah satunya di wilayah Bali. Hal ini sesuai dengan Data Badan Pusat Statistik, di mana Indeks Pembangunan Gender (IPG) di wilayah Bali pada tahun 2020 berada di angka 93,79 dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) berada pada angka 72,16. Meskipun angka tersebut tergolong cukup tinggi tetapi kesenjangan secara umum masih terjadi, sehingga sosialisasi masih perlu peningkatan. 

Program kolaborasi antara KemenPPPA dan PNM telah berjalan secara nasional dengan tujuan memfasilitasi para perempuan untuk berkontribusi bagi ekonomi keluarga. Pemahaman mengenai kekerasan terhadap anak juga dibentuk agar tercipta SDM Indonesia yang berkualitas dalam jangka panjang.

Baca juga : Mentan Dorong Wonosobo Majukan Pertanian Dan Kesejahteraan Petani

“Kemen PPPA adalah kementerian koordinasi dan sinkronisasi kebijakan, sehingga peran kami tidak sampai kepada gerakan akar rumput. Oleh karenanya kami mensosialisasikan program kami dengan bantuan PT PNM dan peran para Account Officer (AO) melalui pendampingan kepada para nasabah ibu-ibu prasejahtera dan memastikan agar angsuran mereka berjalan lancar. Disisi lain, para AO juga mensosialisasikan program-program yang ada di Kemen PPPA seperti kesetaraan gender yang dapat diimplementasikan dari unit terkecil masyarakat yakni keluarga,” papar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Selasa (23/11) 2021 dalam kunjungannya ke Desa Pikat, Klungkung, Bali.

Direktur Bisnis PNM, Kindaris menyatakan bahwa pentingnya perluasan aspek pemberdayaan perempuan yang difasilitasi PNM kepada nasabahnya, meskipun fokus utama pemberdayaan PNM terkait pengembangan usaha. 

Baca juga : Pupuk Indonesia Dorong Petani Terapkan Pemupukan Berimbang

“Kami (PNM) berkomitmen untuk membantu ibu-ibu prasejahtera berdaya secara ekonomi lewat pembiayaan modal usaha. Saat ini kolaborasi terus kami jajakan dengan KemenPPPA dan juga pihak terkait lainnya agar pemberdayaan untuk nasabah semakin luas pada hal strategis seperti kesetaraan gender,” ujarnya.

“Salah satu contoh kesetaraan gender adalah terjunnya perempuan dalam arena yang biasanya didominasi laki-laki,”tuturnya. [ARM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.