Dark/Light Mode

Menteri Teten: Tahun 2022 UMKM Dan Koperasi Menuju Pemulihan

Kamis, 30 Desember 2021 20:17 WIB
Menteri Teten (ketiga kiri)dalam acara Refleksi 2021 dan Outlook 2021 bertajuk Koperasi dan UMKM Bangkit dan Optimis Kemenkop UKM yang digelar secara hybrid, Kamis (30/12).  (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menteri Teten (ketiga kiri)dalam acara Refleksi 2021 dan Outlook 2021 bertajuk Koperasi dan UMKM Bangkit dan Optimis Kemenkop UKM yang digelar secara hybrid, Kamis (30/12). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
“Kami optimis, bermodalkan 5 pondasi adaptasi yang telah disiapkan di sepanjang 2021, pemulihan transformatif di 2022 dapat kita wujudkan,” imbuh Teten.

Di masa pemulihan tahun 2022 sambung Teten, Kemenkop UKM akan fokus 70 persen dari prioritas program kementerian fokus pada transformasi yang menyasar langsung ke pelaku UMKM dan koperasi.

Baca juga : Yasonna: Tahun 2022 Kemenkumham Bisa Lebih Baik Lagi

Untuk pemulihan transformatif ketiga, Kemenkop UKM menargetkan di 2022  sedikitnya 30 persen dari total UMKM sudah masuk ke dalam ekosistem digital (20 juta UMKM). 

“Melalui ketiga agenda pemulihan transformatif tersebut, target KemenKopUKM di 2022 optimis bisa terpenuhi,” yakin Teten.

Baca juga : Menperin Targetkan Tahun Depan Pertumbuhan Industri 5 Persen

Tak hanya itu, Menkop UKM juga optimistis kontribusi Koperasi terhadap PDB akan lebih dari 6,2 persen atau di atas target RPJMN di 2024 yaitu 5,5 persen. Tahun depan juga, kontribusi UMKM terhadap PDB sebesar 63 persen.

Rasio Kewirausahaan Nasional sebesar 3,75 persen, Koperasi Modern sebanyak 150 unit, kontribusi Ekspor UKM terhadap ekspor non migas sebesar 15,8 persen, rasio kredit perbankan di atas 20 persen.

Baca juga : Refleksi Akhir Tahun 2021, Menkumham Dorong Inovasi Pelayanan Publik

“Kami juga mencatat, usaha mikro yang bertransformasi dari informal ke formal di 2022 bertambah menjadi 5,5 juta UMKM. Ini kami hitunh berdasarkan kepemilikan NIB,” jelas Teten. ,[DWI[

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.