Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dirut Garuda Dukung Penuh Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Sewa ATR 72-600
Selasa, 11 Januari 2022 14:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra memberikan tanggapan soal tindak lanjut penyelidikan Kejaksaan Agung, atas indikasi dugaan korupsi pengadaan pesawat yang dilaporkan Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (11/1).
Irfan menyebut, indikasi korupsi pengadaan pesawat di perusahaan yang dipimpinnya, terjadi beberapa tahun lalu.
Baca juga : KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Korupsi Banjar
"Kami tentunya memastikan akan mendukung penuh penyelidikan tersebut, dan akan menindaklanjuti setiap keperluan penyelidikan, yang disampaikan sebagai bagian dari upaya penegakan good corporate governance (GCG)," kata Irfan dalam keterangannya, Selasa (11/1).
Garuda berkomitmen mendukung setiap upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, dalam setiap aktivitas bisnisnya.
Baca juga : Diingatkan KPK, Jangan Coba-Coba Rintangi Penyidikan Kasus Suap Kota Bekasi
"Selaras dengan upaya Kementerian BUMN untuk memastikan praktik bisnis di lingkungan BUMN sesuai dengan prinsip GCG, hal tersebut yang juga turut menjadi aspek fundamental dalam misi transformasi perusahaan yang tengah kami jalankan," tutur Irfan.
Irfan berpendapat, untuk menjadikan Garuda sebagai entitas bisnis yang sehat, tak cukup hanya mengandalkan optimalisasi kinerja keuangan dan operasional. Melainkan juga harus ditunjang pondasi tata kelola perusahaan yang juga sehat dan solid, dalam mengakselerasikan kinerja usaha ke depannya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya