Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kinerja Industri Pengolahan Ngebul Lagi

Jumat, 14 Januari 2022 12:37 WIB
Ilustrasi industri pengolahan. (Foto: ist)
Ilustrasi industri pengolahan. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja sektor Industri Pengolahan triwulan IV-2021 meningkat dan berada pada fase ekspansi.

Hal itu tercermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) sebesar 50,17 persen meningkat dari 48,75 persen pada triwulan III 2021.

Berita Terkait : KPK Ngegas Lagi

Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh komponen pembentuk PMI-BI, dengan indeks tertinggi pada komponen Volume Produksi, Volume Total Pesanan dan Volume Persediaan Barang Jadi. 

Berdasarkan subsektor, peningkatan terjadi pada mayoritas subsektor, dengan indeks tertinggi pada Makanan, Minuman dan Tembakau (51,84 persen), Logam Dasar Besi dan Baja (51,80 persen), Tekstil, Barang Kayu dan Alas Kaki (50,98 persen), serta Alat Angkut, Mesin dan Peralatannya (50,66 persen). 

Berita Terkait : Bangkitkan Industri Wedding, Janji Pernikahan Gelar Pameran Pernikahan

PMI-BI tersebut sejalan dengan perkembangan kegiatan sektor Industri Pengolahan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang positif dan meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 0,50 persen
“Peningkatan kinerja sektor Industri Pengolahan diprakirakan berlanjut pada triwulan I-2022,” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, Jumat (14/1).

PMI-BI triwulan I-2022 diprakirakan sebesar 53,83 persen lebih tinggi dari capaian pada triwulan sebelumnya. Peningkatan PMI-BI didorong seluruh komponen pembentuknya, terutama Volume Produksi, Volume Total Pesanan, Volume Persediaan Barang Jadi dan Jumlah Karyawan yang berada pada fase ekspansi. 

Berita Terkait : KSP: Vaksin Booster Gratis Tutup Peluang Permainan Harga

Mayoritas subsektor diprakirakan akan meningkat, dengan indeks tertinggi pada subsektor Logam Dasar Besi dan Baja (54,06 persen), Makanan, Minuman dan Tembakau (53,86 persen) serta Barang Kayu dan Hasil Hutan Lainnya (53,40 persen). [DWI]