Dark/Light Mode

Ini Strategi Bisnis PTPN Group Menuju Swasembada Gula Nasional

Minggu, 16 Januari 2022 10:57 WIB
Foto: PTPN.
Foto: PTPN.

 Sebelumnya 
Produktivitas tebu petani beberapa tahun belakangan ini masih sangat rendah yaitu di bawah 70 ton tebu/ha yang disebabkan oleh rendahnya kualitas bibit dan teknik budidaya serta pengelolaan lahan yang kurang baik, dimana proses bongkar ratoon bisa melebihi 4 tahun.

Kondisi ini menyebabkan tingginya beban pokok petani tebu rakyat yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pendapatan petani tebu.

Untuk itulah, pada roadmap gula ke depan, BUMN melalui PTPN dan BUMN pangan lainnya akan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan dan pendanaan untuk peningkatan produktivitas, serta minat petani dalam menanam tebu.

Baca juga : Ini 5 Strategi LPDB-KUMKM Percepat Penyaluran Permodalan

Peningkatan kesejahteraan petani dilakukan melalui optimalisasi masa tanam, penataan komposisi dan penggunaan varietas unggul baru, perbaikan water management, aplikasi pemupukan tepat waktu dan dosis.

Sehingga, produktivitas tebu dapat ditingkatkan di atas 80 ton tebu/ha dan rendemen di atas 8 persen, yang pada akhirnya dapat menekan beban pokok produksi tebu petani dan peningkatan pendapatan sisa hasil usaha.

“Penetapan harga gula sebesar Rp 10.500/kg pada dasarnya dilakukan dalam upaya melindungi petani yang produktivitasnya masih rendah atau sekitar 5 ton GKP/ha," tutur Abdul Ghani.

Baca juga : Kementan Pertegas Langkah Strategis Penguatan Kesehatan Hewan Nasional

Seiring dengan perbaikan yang terus dilakukan dan produktivitas tebu yang terus meningkat, maka harga gula di tingkat nasional dapat diturunkan dengan tetap meningkatkan pendapatan petani.

Dengan dukungan dari PTPN sebagaimana disebutkan dalam peta jalan yang telah disusun, perusahaan yakin dalam kurun waktu 3 sampai 4 tahun, produktivitas petani tebu rakyat akan meningkat di atas 7 ton GKP/ha.

"Hasil simulasi kami, pada tingkat produktivitas 7 ton GKP/ha, maka beban pokok petani turun menjadi Rp 8.300/kg. Dengan demikian, usaha tani tebu rakyat akan kompetitif dengan petani padi," bebernya.

Baca juga : FPSI Dukung Sekjen PDIP Bikin Rembuk Sepakbola Nasional

Adanya kolaborasi PTPN dan Petani Tebu Rakyat dapat menyukseskan swasembada gula konsumsi nasional. Kolaborasi juga akan meningkatkan kesejahteraan petani, dan menciptakan gula dengan harga yang wajar. "Itulah yang menjadi cita-cita PTPN dalam transformasi bisnis gula ini," tandas Abdul Ghani. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.