Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prospeknya Cerah, Jokowi Rayu Investor Kembangkan Ekonomi Digital
Jumat, 28 Januari 2022 17:23 WIB
Sebelumnya
Transformasi digital merupakan salah satu agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia.
Agenda prioritas lainnya adalah penguatan arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif, berpegang pada asas kesetaraan, dan tanggap terhadap krisis.
“Pemerintah Indonesia dan G20 mengajak komunitas B20 untuk berkolaborasi, memobilisasi sumber daya untuk membiayai inovasi serta pemerataan produksi vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan. Indonesia mendorong investasi di sektor kesehatan guna pemenuhan kebutuhan di dalam negeri,” tutur Presiden.
Baca juga : Kenaikan Cukai Rokok Kacaukan Pemulihan Ekonomi
Indonesia juga mendorong investasi di sektor kesehatan guna pemenuhan kebutuhan di dalam negeri.
Untuk diketahui, tahun 2021, pengeluaran pemerintah pusat dan daerah untuk sektor kesehatan mencapai 34,77 miliar dolar AS atau Rp 503,42 triliun.
Jokowi menekankan, pemerintah memprioritaskan pembelian farmasi dan alat-alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri.
Baca juga : PKPU TDPM, Nasib Investor Di Tangan Hakim Pengawas
Prinsipnya, kalau sudah bisa diproduksi di dalam negeri, pemerintah tidak akan membeli yang impor.
"Oleh karena itu, kami juga mengundang investasi di sektor kesehatan di Indonesia yang sekaligus memperkuat sistem ketahanan kesehatan global,” tandasnya.
Jokowi juga menuturkan, komunitas B20 akan memberikan tawaran konkret, yang bisa menjadi bagian dari capaian konkret KTT G20.
Baca juga : Transaksinya Terus Naik, E-commerce Perlu Perkuat Infrastruktur Digital
Menurutnya, kemitraan publik dan swasta global harus diorkestrasi untuk memberikan solusi global.
“Indonesia sebagai negara dan Presidensi G20, berkomitmen dan bekerja keras untuk memberikan kontribusi untuk dunia yang tumbuh inklusif dan berkelanjutan,” tegas Jokowi.
Dalam acara tersebut, Jokowi didampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya