Dark/Light Mode

KNEKS Bidik Kue Industri Halal Global Capai 2 Triliun Dolar, Ini Strateginya

Kamis, 14 April 2022 20:49 WIB
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama Infobank menggelar Talksho: Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Halal Terkemuka Dunia yang digelar Infobank bekerja sama dengan KNEKS, Kamis (14/4). (Foto KNEKS)
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama Infobank menggelar Talksho: Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Halal Terkemuka Dunia yang digelar Infobank bekerja sama dengan KNEKS, Kamis (14/4). (Foto KNEKS)

 Sebelumnya 
Afdhal mengatakan terkait produk halal, Indonesia memiliki pengalaman yang lebih panjang dari pada negara lain. Indonesia, tuturnya, telah membuka sertifikasi halal kurang lebih sejak 32 tahun yang lalu, sementara negara lain baru belajar. Sehingga banyak negara yang belajar dari Indonesia.

“Kemudian saat dilaksanakan ranking tadi, kita mulai sadar halal di Indonesia bukan soal labeling atau sertifikasinya saja, kita harus membangun industrinya,” ujarnya.

Untuk itu, KNEKS tengah mengkaji Masterplan Industri Halal untuk merancang sinergi yang jelas, antar institusi. Masterplan industri produk halal diharapkan akan menjadi dasar atau panduan bagi pemerintah daerah dan Kementerian/Lembaga dalam merancang program kerja di Industri Halal.

Baca juga : PLN Siapkan Listrik Hijau Untuk Industri EV Yang Kembangkan Pabrik Di Indonesia

"Karena itu, kita ingin semua daerah yang memiliki komitmen kuat mulai bergerak. Dengan Masterplan, ini akan menjadi masukan kuat bagi rencana pembangunan jangka menengah nasional maupun panjang," kata Afdhal.

Sementara itu, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia juga mengaku terus mendukung potensi industri halal demi majunya perekonomian syariah di Indonesia. Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menilai bahwa saat ini masih terdapat sumber-sumber perekonomian syariah yang belum dimanfaatkan dan dimaksimalkan. Untuk itu, BSI tengah mengincar ekosistem islam untuk mendorong kinerja perbankan.

Saat ini, kata dia, ada beberapa potensi ekosistem islam dalam jumlah besar yang bisa disasar untuk meningkatkan penyaluran pembiayaannya. Misalnya, ada 267 ribu masjid menurut data Kementerian Agama dan 164 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Ada pula lembaga pendidikan, sepeti sekolah islam yang berjumlah 47 ribu dan pondok pesantren sebanyak 27 ribu. Kemudian, para Jemaah Haji yang dalam keadaan normal bisa mencapai 250 ribu dan Jemaah Umroh yang kira-kira mencapai 1,5 juta.

Baca juga : Program Beasiswa Santri Berprestasi 2022 Dibuka, Ini Syaratnya

"Kita juga sedang membangun hubungan dengan Baznas untuk membangun ekosistem zakat sodaqoh lebih kuat," kata Anton.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah provinsi (pemprov) yang berhasil mengembangkan potensi ekonomi syariah di daerahnya, KNEKS menginisiasi pemberian Anugerah Adinata Syariah 2022. Bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Infobank, KNEKS melakukan penilaian sepanjang tahun 2021.

Untuk Anugerah Adinata Syariah 2022, ada tujuh kategori yang dilakukan penilaian. Yakni kategori keuangan syariah, industri halal, keuangan sosial syariah, keuangan mikro syariah, pendidikan ekonomi syariah, pemberdayaan ekonomi pesantren, serta sektor ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Baca juga : Dorong Industri Halal, Erick Thohir: Muslimpreneur Indonesia Harus Siap Mendunia

Sembilan pemprov yang dinobatkan sebagai pemenang di tujuh kategori tersebut yaitu:

1. Pemprov Nanggroe Aceh Darussalam 2. Pemprov Jabar 3. Pemprov Riau 4. Pemprov Jateng 5. Pemprov DKI Jakarta 6. Pemprov Jatim 7. Pemprov Sumbar 8. Pemprov Sumsel 9. Pemprov DIY. [MEL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.