Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tumbuh 5 Persen, BI: Ekonomi Indonesia Terus Membaik

Senin, 9 Mei 2022 22:54 WIB
Gedung Bank Indonesia. (Foto: Ist)
Gedung Bank Indonesia. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) mencatat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) perbaikan ekonomi Indonesia terus berlanjut seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Hal tersebut tercermin pada pertumbuhan ekonomi triwulan I 2022 yang tetap kuat, yakni 5,01 persen (year on year/yoy) atau tidak jauh berbeda dengan capaian triwulan sebelumnya 5,02 persen (yoy),” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, Senin (9/5).

Menurut dia, kinerja positif ini didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan tetap terjaganya kinerja ekspor. Perbaikan ekonomi nasional terjadi pada mayoritas lapangan usaha serta seluruh wilayah.

Berita Terkait : Dukung Larangan Ekspor, Dewan Sawit Indonesia Prioritaskan Kebutuhan Migor Domestik

Ke depan, perbaikan ekonomi domestik diprakirakan akan terus berlanjut hingga mencapai 4,5-5,3 persen untuk keseluruhan tahun 2022, didukung oleh akselerasi vaksinasi, pembukaan sektor ekonomi yang semakin luas, serta stimulus kebijakan Bank Indonesia, Pemerintah, dan otoritas terkait lainnya.

Dari sisi pengeluaran, kata dia, pemulihan ekonomi pada triwulan I-2022 terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,34 persen (yoy), jauh lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,55 persen (yoy).

“Kinerja positif tersebut didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat seiring kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat yang lebih longgar pada triwulan I 2022 dan berlanjutnya akselerasi vaksinasi,” ujarnya.

Berita Terkait : Indonesia Segera Masuk Endemi

Investasi tumbuh sebesar 4,09 persen (yoy), terutama ditopang oleh investasi nonbangunan, di tengah pertumbuhan investasi bangunan yang tetap terjaga. Sementara itu, konsumsi Pemerintah terkontraksi 7,74 persen (yoy) sejalan dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19.

Sementara, kinerja ekspor tercatat tetap baik, tumbuh 16,22 persen (yoy), ditopang oleh permintaan mitra dagang utama yang masih kuat di tengah masih terbatasnya dampak ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Adapun impor pada triwulan I-2022 tumbuh sebesar 15,03 persen (yoy) sejalan kinerja ekspor yang tetap baik dan permintaan domestik yang meningkat.

Dari sisi Lapangan Usaha (LU), hampir seluruh LU pada triwulan I-2022 menunjukkan pertumbuhan positif. Perbaikan kinerja LU terutama didorong oleh beberapa LU, seperti Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Transportasi dan Pergudangan, seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang terjadi di seluruh wilayah.

Berita Terkait : Daewoong Indonesia Buka Rekrut Duta Mahasiswa

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi yang positif terjadi di seluruh wilayah Indonesia, dengan pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Jawa, Sumatera, Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), dan Kalimantan. [DIT]