Dewan Pers

Dark/Light Mode

Optimalkan Tahap Verifikasi Dan Negosiasi, Garuda Ajukan Perpanjangan Proses PKPU

Selasa, 10 Mei 2022 22:54 WIB
Ilustrasi maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Foto: Instagram)
Ilustrasi maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengajukan permohonan perpanjangan proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) selama 30 hari kepada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/5).

Pengajuan perpanjangan waktu ini mempertimbangkan verifikasi klaim yang masih berlangsung, dan mekanisme rencana perdamaian yang masih didiskusikan lebih lanjut dengan para kreditur perseroan. Sekaligus mengakomodir permintaan dari beberapa kreditur.

Terkait hal ini, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, perpanjangan PKPU akan memberikan kesempatan yang lebih optimal bagi Garuda dan segenap kreditur, termasuk lessor, dalam mencapai kesepakatan bersama.

Berita Terkait : Vaksinasi Dan Prokes Masih Terus Digenjot

Sehubungan dengan tenggat waktu, Garuda berharap bahwa pengajuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sebelum finalisasi rencana perdamaian dan penuntasan proses PKPU.

Proses perpanjangan PKPU ini akan menjadi permohonan perpanjangan terakhir, yang diharapkan dapat dimaksimalkan seluruh pihak.

“Sebagaimana PKPU yang bertujuan mendapatkan win-win solution bagi seluruh pihak terkait, kami percaya bahwa proses ini perlu dijalani secara seksama, dengan prinsip kehati-hatian,” ujar Irfan.

Berita Terkait : Ini Tips Dona Agnesia Agar Baju Panjang Umur

"Kami berterima kasih atas dukungan dan pengertian para kreditur sepanjang proses PKPU berlangsung, yang sejauh ini berjalan dengan lancar. Hal ini menjadi penanda penting, bahwa proses komunikasi yang selama ini berlangsung telah menunjukkan optimisme yang semakin solid terhadap outlook bisnis Garuda ke depannya," papar Irfan.

Selama proses PKPU berlangsung, Garuda berkomitmen menjamin operasi penerbangan angkutan penumpang dan kargo, agar tetap berjalan normal.

Kinerja operasional Garuda pada penutup kuartal 1-2022 mulai menunjukan peningkatan yang menjanjikan.

Berita Terkait : Kebijakan Intensifikasi Dorong Peningkatan Produktivitas Pangan

Hal itu turut ditunjang oleh adanya relaksasi kebijakan mobilitas perjalanan, yang mendorong minat masyarakat melakukan perjalanan dengan transportasi udara semakin meningkat.

"Adanya layanan penerbangan umroh dari sejumlah kota besar di Indonesia, dan rencana penerbangan haji, juga turut menjadi sinyal positif dalam upaya percepatan pemulihan kinerja yang akan terus kami optimalkan " tutup Irfan. [HES]