Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Varian Omicron Baru Ditemukan Di Bali
Sandi Waswas, Sektor Pariwisata Jatuh Lagi
Selasa, 14 Juni 2022 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta masyarakat mewaspadai munculnya sub varian Omicron, demi menjaga momentum kebangkitan pariwisata.
Sandiaga menilai, pariwisata menjadi sektor yang paling waswas saat ada peningkatan kasus maupun varian baru dari Covid-19. Varian BA.4 dan BA.5 terdeteksi telah masuk ke Indonesia, khususnya di Bali.
Baca juga : Touring Otomotif Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah dan Promosikan Pariwisata
“Saya sampaikan, kita harus menjaga momentum kebangkitan ini dengan memastikan kewaspadaan sesuai arahan Pemerintah. Bagaimana menyikapi varian baru ini agar pandemi tetap terkendali,” ujar Sandiaga dalam keterangan resminya, kemarin.
Eks Wakil Gubernur DKIJakarta itu meminta masyarakat menjaga protokol kesehatan (prokes) dan mengikuti arahan dari Pemerintah di tengah situasi ini.
Baca juga : Kapolres Malang Sam Ferli Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Aremania
“Ini yang sekarang kita evaluasi, dan tentunya menunggu identifikasi dari para ahli Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19,” kata Sandiaga.
Menurutnya, penting untuk menjaga momentum. Karena, saat ini pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang terus tumbuh, khususnya di Bali.
Baca juga : BKS: Titik Balik Kebangkitan Sektor Transportasi
Pasalnya, setelah melalui gelombang Omicron pada awal 2022, saat ini pergerakan wisatawan domestik ke Bali sudah mencapai 70 persen, dan wisatawan mancanegara sekitar 30 persen.
Pemerintah dan pelaku pariwisata juga terus menggenjot jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali, yang diharapkan dapat kembali seperti sebelum pandemi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya