Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dihantui Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Keok Lagi

Rabu, 22 Juni 2022 10:00 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah kembali loyo. Rupiah dibuka pada level Rp 14.832 per dolar AS atau melemah 0,13 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga keok lawan dolar AS dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,19 persen, won Korea Selatan melemah 0,12 persen, dolar Taiwan melemah 0,13 persen, bath Thailand melemah 0,33 persen, peso Filipina melemah 0,36 persen, yuan China melemah 0,4 persen, ringgit Malaysia melemah 0,1 persen dan rupee India melemah 0,13 persen.

Berita Terkait : Pria Inggris Kecanduan Minum 30 Kaleng Soda Tiap Hari

Senada, mata uang utama di negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Rinciannya, poundsterling Inggris melemah 0,26 persen, franc Swiss melemah 0,12 persen, dolar Australia melemah 0,44 persen, dan dolar Kanada melemah 0,22 persen.

Analis Pasar Keuangan, Ariston Tjendra memproyeksi, pelemahan rupiah karena pasar khawatir The Fed menaikkan bunga acuan secara agresif.

Berita Terkait : Lax Teknologi Kenalkan Kamera Pendeteksi Kebakaran

"Bank sentral AS masih dalam jalur kenaikan suku bunga acuan agresif tahun ini di mana Juli nanti akan kembali menaikkan 50 bps sampai 75 bps," ungkap Ariston

Oleh karena itu, ia memproyeksi, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.