Dewan Pers

Dark/Light Mode

PP Kantongi Kontrak Baru Rp 10,93 Triliun

Rabu, 13 Juli 2022 09:29 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP mencatat perolehan kontrak baru sampai dengan akhir Juni, sebesar Rp10,93 triliun.

Perolehan kontrak baru Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya ini tumbuh 27,90 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (year on year/ yoy) sebesar Rp 8,54 triliun.

Perolehan kontrak baru yang berhasil diraih PP, terdiri dari proyek pembangunan Terminal Kalibaru Tahap 1B Pelabuhan Tanjung Priok sebesar Rp 3,83 triliun. Lalu, proyek pekerjaan Pipeline Semarang- Batang sebesar Rp. 1,06 triliun, dan proyek Landmark BSI Aceh sebesar Rp 296 miliar.

Berita Terkait : Banyak Utang Tak Berarti Miskin

Selanjutnya, pekerjaan interior gedung Kejaksaan Agung sebesar Rp 286 miliar, proyek Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sebesar Rp 207 miliar, dan pekerjaan anak usaha sebesar Rp 3,66 triliun.

Sampai Juni 2022, kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PT PP dengan kontribusi sebesar 75 persen.

“Disusul kontribusi Pemerintah (government) sebesar 24 persen, dan swasta (private) sebesar 1 persen,” jelas Sekretaris Perusahaan PT PP Bakhtiyar Efendi di Jakarta, Selasa (12/7).

Berita Terkait : Wow, Hadiah Piala Dunia Qatar Tembus Rp 6,3 triliun

Dari sisi komposisi perolehan proyek tersebut, terdiri dari induk sebesar 66,49 persen dan anak usaha sebesar 33,51 persen.

Bakhtiyar menyebut, salah satu proyek yang berhasil menambah nilai perolehan kontrak tersebut, yaitu kontrak Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Cirebon-Semarang. yaitu, Tahap I ruas Semarang - Batang dan proyek rancang dan Bangun Terminal Kalibaru Tahap 1B Pelabuhan Tanjung Priok.

“Ini menjadi salah satu Pro yek Strategis Nasional (PSN), proyek Pekerjaan Kontrak Baru sampai Juni 2022 PT PP meraih kontrak baru sebesar Rp 10,93 triliun,” ucapnya.

Berita Terkait : Naik 57%, Kontrak Baru Wika Capai Rp 12,45 Triliun

Selain itu, lanjut Bakhtiyar, proyek Konstruksi Terintegrasi rancang dan Bangun Pem bangunan Pipa Transmisi gas Cirebon - Semarang Tahap I ruas Semarang -Batang, merupakan bagian dari rencana interkoneksi pipa transmisi antara Sumatera, Jawa Bagian Barat, dan Jawa Bagian Timur.

Proyek yang bersumber dari APBN ini dimenangkan oleh KSO (Kerja Sama Operasional) PT PP - Elnusa dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 15 bulan. ■