Dewan Pers

Dark/Light Mode

Plastik Berperan Penting Gerakkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 21 Juli 2022 11:14 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Belum banyak yang mengetahui bahwa plastik memiliki peran ikut mendorong ekonomi sirkular. Bahkan plastik juga berkontribusi besar dalam pengelolaan iklim.

Sekjen Asosiasi Industri Aromatik Olefin dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiyono mengatakan, plastik memiliki peran besar untuk sirkular ekonomi.

"Sirkular ekonomi konsepnya memanfaatkan setiap barang yang digunakan manusia," kata Budiyono dalam acara yang digelar Messe Düsseldorf, di Jakarta, dikutip Kamis (21/7).

Sekadar informasi, dalam Messe Düsseldorf dipresentasikan K 2022, pameran perdagangan global terkemuka industri plastik dan karet, yang akan memperingati ulang tahun ke-70 di bulan Oktober di Jerman.

Berita Terkait : ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 5,2 Persen

Fajar Budiyono melanjutkan, dalam ISO internasional plastik juga sudah ada standarnya. Pelaku usaha juga sudah memiliki cara dalam mengembangkan dan mengontrolnya. "Di Bali kita sudah mulai mengolah sampah plastik," katanya.

Ia menjelaskan, ekonomi sirkular merupakan model industri baru yang berfokus pada reducing, reusing, recycling, recovery, dan repair yang mengarah pada pengurangan konsumsi sumber daya primer dan produksi limbah.

Transformasi menuju ekonomi sirkular menjadi penting bagi Indonesia karena akan membawa banyak dampak positif, baik bagi lingkungan serta pertumbuhan berbagai sektor pembangunan di masa depan.

Industri Petrokimia hulu telah mengantisipasi dengan beberapa langkah antara lain penerapan teknologi proses yang rendah emisi dan konsumsi energi, serta mengganti peralatan penghasil energi dengan menggunakan EBT (panel surya, angin dan panas bumi).

Berita Terkait : Andika Terima Bintang Penghargaan dari Sultan Brunei

Sementara itu pemerintah Indonesia aktif mempromosikan ekonomi sirkular melalui kementerian terkait seperti implementasi program Proper oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan industri hijau oleh Kementerian Perindustrian.

Sosialisasi dan penerapan ekonomi sirkular untuk para pemangku kepentingan juga disampaikan dalam program CSR.

“Harapan kami sebagai pelaku Industri agar setiap kebijakan perpajakan di sesuaikan penerapan waktunya agar tidak bentrok dengan waktu pelaporan SPT tahunan,” ujar Fajar Budiyono.

Executive Director Trade Fairs Messe Düsseldorf Petra Cullmann mengatakan, dalam pameran K kali ini mengangkat tiga tema besar yakni ekonomi sirkular, perlindungan iklim, dan digitalisasi.

Berita Terkait : KSP Dorong Sektor Industri Terapkan Ekonomi Sirkular

"Messe Düsseldorf dan para eksibitor K 2022 menyepakati tanggung jawab mereka tidak hanya menciptakan ekonomi sirkular, tetapi juga peran industri dalam memerangi perubahan iklim," tambah Petra Cullmann.
 Selanjutnya