Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pagi Ini Rupiah Tembus Rp 15 Ribu Lagi

Jumat, 22 Juli 2022 09:48 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini tukar rupiah kembali tembus di atas Rp 15 ribu per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah dibuka Rp 15.035 per dolar AS atau menguat 0,01 persen dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.036 per dolar AS.

Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Singapura minus 0,08 persen, won Korea Selatan turun 0,22 persen, dolar Taiwan menguat 0,03 persen, bath Thailand minus 0,17 persen, peso Filipina menguat 0,09 persen, yuan China menguat 0,04 persen, ringgit Malaysia naik 0,04.

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya turun 0,11 persen ke level 106,796. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,24 persen ke level Rp 15.305, terhadap poundsterling Inggris juga minus 0,39 persen ke level Rp 17.975, dan terhadap dolar Australia melemah 0,32 persen ke level Rp 10.378.

Berita Terkait : Masih Lemes Pagi Ini, Rupiah Butuh Vitamin

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS mencapai level tertinggi dalam 20 tahun terakhir setelah Indeks Harga Konsumen AS mencapai puncak empat dekade sebesar 9,1 persen hingga Juni. 

“Kondisi ini mendorong beberapa pedagang pasar untuk bertaruh pada rekor kenaikan suku bunga Fed 100 basis poin untuk Juli,” katanya di Jakarta, Jumat (22/7).

Dari dalam negeri, ia mengatakan kondisi ekonomi sedang baik-baik saja, sehingga ia menilai tepat jika Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (repo rate) sebesar 3,50 persen.

Berita Terkait : Kemarin Menguat, Pagi Ini Rupiah Loyo

“Masalah eksternal kali ini cukup besar sehingga langkah BI tetapkan suku bunga di 3,5 persen tak terlalu kuat pengaruhnya. Namun rupiah masih dalam tren melemah tapi tipis," kata Ibrahim.

Namun ia melihat, semakin lama BI mempertahankan suku bunga maka selisihnya dengan The Fed akan semakin menyempit. Ada risiko capital outflow, khususnya di pasar obligasi akan terus terjadi.

Ia memproyeksi, pergerakan mata uang rupiah sepanjang hari ini berfluktuatif, namun ditutup melemah tipis di rentang Rp 14.990 sampai 15.030 per dolar AS.