Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Erick Dorong Peningkatan Kerja Sama BUMN Dengan Jepang Untuk 3 Sektor, EBT Termasuk
Rabu, 27 Juli 2022 16:07 WIB
Sebelumnya
BUMN juga menjajaki kerja sama pengembangan di sektor industri perikanan.
Erick mengatakan, BUMN tengah membuat ekosistem perikanan yang terintegrasi. Model ekosistem ini bersifat dari hulu ke hilir, oleh sejumlah BUMN kepada para nelayan. Mulai dari bantuan pembiayaan, akses BBM, pendampingan, asuransi, dan serapan hasil tangkapan nelayan.
Baca juga : Penting, Peningkatan Literasi Untuk Bangun Smart City
Erick berharap, pola ekosistem perikanan yang terintegrasi tak hanya meningkatkan produktivitas hasil tangkapan. Melainkan juga meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan keluarganya.
"Tiga fokus kerja sama ini tak semata-mata karena BUMN berhasil menarik investasi dari Jepang masuk. Namun yang paling penting, sesuai dengan tujuan BUMN, adalah mendorong SDA yang melimpah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan untuk rakyat kita," beber Erick.
Baca juga : MPR Dorong Pendidikan Seks Bagi Anak Untuk Cegah Kekerasan Seksual
Dalam kunjungan ke Jepang mendampingi Presiden Jokowi, Erick datang sejumlah menteri lain. Seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.
Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, juga turut mendampingi Presiden Jokowi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya