Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pagi ini, nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,03 persen ke level Rp 14.848 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding perdagangan ke level Rp 14.843 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand anjlok 0,26 persen, won Korea Selatan yang minus 0,22 persen, dolar Taiwan terdepresiasi 0,17 persen, dolar Singapura minus 0,06 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,004 persen.
Baca juga : Investor Tunggu Keputusan The Fed, Rupiah Perkasa
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,3 persen ke level 108,78. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,54 persen ke level Rp 14.826, terhadap poundsterling Inggris naik 0,49 persen ke level Rp 17.258, dan terhadap dolar Australia juga menguat 0,45 persen ke level Rp 10.151.
Senior Analis DCFX, Lukman Leong mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini diprediksi bakal melemah. Menurutnya, hal ini sejalan dengan perkiraan bahwa kebijakan The Fed akan lebih ketat untuk mengendalikan inflasi ke titik normal.
Baca juga : Suku Bunga Acuan Naik, Rupiah Melemah
"Nilai tukar rupiah diperkirakan tertekan oleh penguatan dolar AS, di mana ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed kembali meningkat setelah pernyataan dari Presiden The Fed New York William yang mengatakan suku bunga akan terus naik tinggi hingga inflasi terkendali," jelasnya di Jakarta, Rabu (31/8).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah hari ini berada di kisaran Rp 14.825 per dolar AS hingga Rp 14.925 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya