Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Airlangga: Pemerintah Siapkan Dana 5T Untuk Program Kartu Prakerja Tahun 2023
Kamis, 6 Oktober 2022 23:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Seiring dengan melandainya kasus pandemi Covid-19, Pemerintah akan melakukan penyesuaian skema semi bansos pada Program Kartu Prakerja menjadi skema normal pada tahun 2023.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga sebagai Ketua Komite Cipta Kerja mengungkapkan Program Kartu Prakerja tersebut akan lebih difokuskan pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja.
“Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” ungkap Menko Airlangga dalam Rapat Komite Cipta Kerja di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Senin (3/10).
Dalam rapat tersebut, para anggota komite sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023 dan akan melanjutkan skema semi bansos hingga akhir 2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.
Baca juga : Organisasi Pramuka Dukung Lima Program Strategis KLHK
“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp 5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” ungkap Menko Airlangga.
Melalui Program Kartu Pra Kerja, peserta akan diberikan bantuan biaya pelatihan secara langsung dan insentif dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.
Guru Besar Universitas Pancasila, Prof Sri Widyastuti mengatakan bahwa Program Kartu Prakerja dapat meningkatkan keterampilan peserta dan membuka lapangan pekerjaan baru.
"Bantuan berupa pelatihan keterampilan melalui program kartu prakerja berpotensi menciptakan pekerjaan dan bisnis baru serta Masyarakat memiliki daya nalar dan kreativitas, ketika dikasih bantuan berupa pelatihan, ide, kreativitas dan gagasan itu bisa muncul," ungkap Sri.
Baca juga : Mantap, Bantuan Kartu Prakerja Jadi Rp 4,2 Juta
Pada kesempatan berbeda, Menko Airlangga juga menyebutkan bahwa dengan memanfaatkan Program Kartu Prakerja dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
"Program Kartu Pra Kerja berperan dalam upskilling SDM dan ciptakan lapangan kerja baru" jelas Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengingatkan kepada seluruh pihak agar dapat mulai melakukan persiapan serta sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait adanya berbagai perubahan mengingat skema normal akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2023.
Sebagai informasi, tercatat pada tahun 2022, Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat bagi 3,46 juta penerima dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan total penerima sejak awal pelaksanaan program hingga mencapai 14,9 juta penerima.
Baca juga : Pemerintah Sudah Cairkan Rp 51 Triliun Dana Desa Per 3 Oktober 2022
Sebanyak 53,6 persen diantaranya berasal dari 212 kabupaten/kota target penurunan kemiskinan ekstrem serta mencakup calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya