Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peringati 100 Tahun Eka Tjipta
Sinar Mas Gotong Royong Gandeng UMKM
Rabu, 12 Oktober 2022 02:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sinar Mas memperingati 100 tahun hari kelahiran pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja dengan mengusung nilai kebersamaan dalam menghadapi tantangan, maupun untuk mencapai tujuan.
Bagi Sinar Mas, kebersamaan melalui gotong royong adalah formula keberhasilan bagi bangsa Indonesia. Sinar Mas Board Member Franky Oesman Widjaja mengatakan, Indonesia memiliki nilai luhur yang sangat bagus, gotong-royong dan kekompakan.
Nilai yang sama digunakan sebagai dasar membangun dan membawa Sinar Mas hingga sampai ke titik sekarang.
"Gotong royong berpadu dengan filosofi integritas, sikap positif, berkomitmen, perbaikan berkelanjutan, inovatif dan loyalitas, yang Pak Eka tanamkan,” ujar Franky dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (11/10).
Baca juga : 100 Tahun Eka Tjipta, Sinar Mas Genjot Pemberdayaan UMKM
Menurutnya, berputarnya roda bisnis secara berkelanjutan, hanya tercapai bila masyarakat sekitar terangkat pula kesejahteraannya, demikian Sinar Mas menerjemahkan filosofi pendirinya.
Karena itu, itu pihaknya mendukung langkah Pemerintah meluncurkan Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas pada Senin (3/10).
“UMKM menerima pendampingan dan bantuan untuk mendapatkan disiplin ilmu, teknologi, bahan baku, akses modal, dan akses pasar yang memadai sehingga bisa naik kelas," katanya.
Dukungan tersebut antara lain berasal dari perusahaan di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia yang mengajukan replikasi skema inclusive close loop flying wheel bagi UMKM.
Baca juga : Sinar Mas Bangun Ekosistem Untuk Naikkan Kelas UMKM
Hal ni dilakukan untuk bermitra bersama sektor industri, pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan hingga skala usaha mereka terus meningkat serta mampu bergabung dalam rantai pasok industri.
Sebelumnya, skema ini banyak digunakan industri kelapa sawit guna memberdayakan para petani independen atau plasma, yang kemudian direplikasi pada sejumlah sektor produksi pangan strategis Indonesia.
“Pak Presiden Jokowi mendorong perusahaan-perusahaan untuk berpartisipasi dalam gerakan nasional tersebut, dengan menyediakan insentif super deduction melalui Kementerian Keuangan. Bila kegiatan ini benar-benar diaplikasikan dengan tulus dan baik, akan membantu menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia," paparnya.
Franky mengungkapkan, perusahaan akan memanfaatkan dana tersebut guna membangun sentra pelatihan berbasis modul yang sesuai dengan kearifan lokal setiap daerah.
Baca juga : Erick Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM
Para tenaga penyuluh yang belajar di sana, nantinya dapat merancang metode pelatihan yang sesuai dengan daerah asalnya, menerapkannya menggandeng perusahaan di wilayah kerja mereka.
Memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang pesat, dirinya berharap dalam tiga tahun ke depan gerakan kemitraan ini akan mampu membangun pondasi yang kuat dalam menaikkelaskan UMKM guna mengentaskan kemiskinan.
“Terlebih dengan keberadaan nilai dasar gotong royong dan kebersamaan yang kita miliki,” bebernya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya