Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Perluas Pasar Ekspor

Badan Promosi Industri Seongnam Boyong 12 Perusahaan Korsel Ke RI

Sabtu, 15 Oktober 2022 21:03 WIB
Perwakilan dari Kemenkes dan Kementerian Investasi bersama perwakilan dari 12 perusahaan Korea Selatan. (Foto: Istimewa)
Perwakilan dari Kemenkes dan Kementerian Investasi bersama perwakilan dari 12 perusahaan Korea Selatan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Promosi Industri Seongnam akan membentuk konsorsium ekspor di bidang bio-health dan akan memulai untuk mengembangkan jalur ekspor di Indonesia, Oktober ini. Untuk pengembangan jalur ekspor tersebut, Badan Promosi Industri Seongnam menghadirkan 12 perusahaan medical device yang memiliki produk-produk unggulan berbeda dan memiliki keyakinan besar untuk dapat masuk ke dalam pasar Indonesia.

Badan Promosi Industri Seongnam yang juga didukung Kementerian UKM dan Startup Korea beserta KBIZ (Korean Federation of SMEs) melakukan gebrakan besar untuk memajukan pasar industri produk kesehatan Korea dengan mengadakan seminar di Sheraton Grand Hotel, Gandaria City, Jakarta, Kamis (13/10). Seminar itu mengundang perwakilan-perwakilan dari Kementerian Kesehatan serta Kementerian Investasi sebagai pembicara.

Baca juga : Mendag Zulhas Lepas Ekspor Perdana Dan Borong 1 Ton Mangga Indramayu

Ada tiga materi yang dibahas dalam seminar tersebut. Materi pertama dan materi kedua yaitu mengenai Perizinan Distribusi Alat Kesehatan serta Regulasi Alat Kesehatan dan Diagnostik In Vitro di Indonesia yang disampaikan oleh tiga orang dari Kementerian Kesehatan yaitu, Ketua Tim Kerja Evaluasi Izin Distribusi Alat Kesehatan dan Alat Kesehatan Khusus Magda Mina Putri, Direktorat Produksi dan Distribusi Alkes Widi Desrianti, dan Administrator Kesehatan Ahli Muda Nuning Lestin Bintari. Materi ketiga mengenai Kebijakan Investasi Indonesia di Bidang Kesehatan disampaikan oleh Asisten Deputi Investasi Strategis di Kedeputian bidang Investasi dan Pertambangan, Kemenko Kemaritiman dan Investasi Bimo Wijayanto.

Selain perwakilan-perwakilan dari Kementerian Kesehatan serta Kementerian Investasi, seminar tersebut juga dihadiri perwakilan dari 12 perusahaan korea yang berasal dari Seongnam, Korea Selatan. Dua belas perusahaan tersebut adalah AMT Engineering, Bio Optics, Braintech, DooVAC, Ecleo, Infussion Tech, Izon, Medihub, MedithinQ, MMA, MPR Brain, Occu Tech.

Baca juga : Perluas Pasar, Valino Buka Toko Di Surabaya

Selain melakukan gebrakan besar melalui seminar, Badan Promosi Industri Seongnam juga melakukan acara utama yaitu B2B Meeting antara 12 perusahaan Korea dengan perusahaan-perusahaan Indonesia yang dilaksanakan di Sheraton Grand Hotel, Gandaria, Jumat (14/10). Undangan dikirimkan ke masing-masing perusahaan importir, distributor serta produsen produk kesehatan Indonesia. Lebih dari 20 perusahaan produk kesehatan Indonesia menghadiri acara tersebut untuk bertemu langsung dengan 12 perusahaan Korea Selatan.

Dari hasil B2B Meeting yang dilakukan tersebut, Badan Promosi Industri Seongnam telah menghasilkan 8,5 juta dolar AS dari 68 meeting yang dilakukan. Ini menjadi langkah awal untuk melakukan pengembangan jalur ekspor bidang bio-health wilayah Seongnam, Korea Selatan.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.