Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kadin: Ekonomi Digital Harus Dibangun Di Atas Digital Trust Yang Kuat
Sabtu, 12 November 2022 12:57 WIB
Sebelumnya
Senada, salah satu pembicara dalam acara, Director (Growth), CyberCX, Mike Purdon mengatakan, kepercayaan orang terkait cyber security turut serta menjadi solusi yang dapat mengatasi isu data pribadi.
Mike lantas mencontohkan warga Australia, yang memiliki awareness dan kepedulian yang tinggi soal keamanan data pribadi. Hasilnya, cyber security di negeri kanguru tersebut telah menjadi nilai jual yang begitu besar bagi perusahaan.
“Ketika Anda ingin menjual produk fintech Anda kepada investor, maka investor akan sangat serius menanyakan tentang keseriusan Anda dalam hal keamanan cyber,” terang Mike.
Baca juga : Mega Dan Puan Diminta Nongol Ke Kanjuruhan
Pemerintah menilai, industri fintech dan ekonomi digital memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan sejumlah potensi ekonomi digital dan industri fintech yang dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Nilai ekonomi digital domestik itu diperkirakan mencapai 133 miliar dolar AS pada 2025, atau 30 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Baca juga : Penguatan Ekonomi Desa, Refleksi Implementasi Tujuan SDGs
“Penduduk Indonesia lebih dari 53-55 persen itu sebenarnya adalah generasi Z dan milenial, jadi mereka secara alamiah adalah digital native," kata Sri Mulyani.
Sebagai informasi, The 4th Indonesia Fintech Summit diprakarsai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, AFTECH, dan AFPI di Bali, Kamis (10/11).
Isu perlindungan data pribadi menjadi salah satu topik menarik yang diangkat dalam salah satu sesi utamanya.
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Harus Dibarengi Pengendalian Harga Pangan
Melli Darsa ditunjuk menjadi moderator dalam acara 4th Indonesia Fintech Summit (IFS) 2022. Acara ini digelar sebagai bagian dari rangkaian program Bulan Fintech Nasional (BFN).
Diselenggarakan sepanjang 10 November sampai dengan 12 Desember 2022 yang juga adalah salah satu side events dari perhelatan B20 dan G20, yang di tahun ini menjadi era presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi level global tersebut. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong adopsi layanan keuangan digital dan fintech. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya