Dark/Light Mode

Gandeng PetroChina, SKK Migas Uji Coba CO2 Injection Huff & Puff Di Jabung Jambi

Senin, 12 Desember 2022 20:29 WIB
Foto: Dok. SKK Migas
Foto: Dok. SKK Migas

 Sebelumnya 
Menyusul kepastian perpanjangan kontrak WK Jabung periode 2023 – 2043 akhir tahun lalu, PetroChina telah memulai berbagai program eksplorasi, pengembangan dan perawatan fasilitas produksi, termasuk pelaksanaan CO2 Injection Huff & Puff di sumur minyak Gemah-6.

Dalam uji coba ini, sejumlah besar gas karbon dioksida diinjeksikan ke dalam reservoir Simpang dari formasi Lower Talang Akar di Gemah-6. Uji coba ini merupakan tonggak untuk melihat kelaikan reservoir secara umum di WK Jabung dan mendapatkan data-data untuk melihat potensi program EOR dengan injeksi CO2 selanjutnya.

Sebagai bagian dari industri hulu migas nasional, PetroChina berkomitmen mendukung target produksi pemerintah sebesar 1.000.000 BOPD minyak dan 12 BSCFD gas di tahun 2030 melalui program-program eksplorasi, peningkatan produksi dan pengembangan lapangan ke depan.

Baca juga : OMG Ngobrol Bareng Petani, Gelar Diskusi Soal Industri Pertanian di Lampung

Sementara itu, Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan Injeksi CO2 Huff & Puff di Sumur Gemah-6 merupakan salah satu upaya eksploitasi yang dilakukan SKK Migas dan KKKS untuk meningkatkan pengurasan minyak bumi dari reservoir menggunakan metode injeksi CO2.

Menurutnya? kegiatan injeksi CO2 Huff & Puff di Sumur Gemah-6 merupakan tahapan uji coba lapangan sebagai bagian dari tahapan implementasi CO2-EOR di Lapangan Gemah, sehingga sangat memungkinkan untuk menambah produksi & cadangan minyak nasional.

Selain itu, kegiatan CO2 injection ini dapat dikategorikan sebagai upaya implementasi Carbon Capture Storage (CCS) atau Carbon Capture Utility Storage (CCUS) dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia di tahun 2060.

Baca juga : Gandeng Polda Riau, KLHK Sosialisasi UU Cipta Kerja Soal Kawasan Hutan

Lebih lanjut Benny mengatakab, SKK Migas akan terus mendorong KKKS untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi guna mengejar target produksi 2030.

“Pengawasan SKK Migas terus dilakukan untuk mengejar target tersebut, dan kita akan terus meminta KKKS melakukan langkah-langkah eksplorasi dan eksploitasi untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi nasional dan upaya tersebut terus dilakukan,” ujar Benny.

PetroChina merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan WK Jabung di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dalam pengelolaan WK Jabung, PetroChina bermitra dengan PT Pertamina Hulu Energi Jabung, PT GPI Jabung Indonesia, dan PETRONAS Carigali (Jabung) Ltd. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.