Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Tekan Pemanasan Global, Telkom Optimalkan Program Ramah Lingkungan

Selasa, 13 Desember 2022 22:05 WIB
Kick-off program Konservasi Hutan Binaan Digital yang diresmikan oleh SM Pemberdayaan Sosial Dan Lingkungan CDC Telkom Suharsono (kiri) untuk penanaman 5.500 pohon di daerah Jawa Barat.
Kick-off program Konservasi Hutan Binaan Digital yang diresmikan oleh SM Pemberdayaan Sosial Dan Lingkungan CDC Telkom Suharsono (kiri) untuk penanaman 5.500 pohon di daerah Jawa Barat.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus optimalkan berbagai program ramah lingkungan guna menanggulangi perubahan iklim. Hal ini sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir terkait menjaga dan memulihkan lingkungan hidup.

SGM Community Development Center Telkom, Hery Susanto mengatakan sepanjang 2022 setidaknya terdapat tiga program Telkom yang berkontribusi dalam mengurangi climate change, yakni Konservasi Hutan Binaan Digital, Penanaman Mangrove, dan Electronic Device Donation for Education (Eduvice).

"Hingga saat ini Telkom senantiasa memberikan aksi nyata melalui kebijakan dan strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak pada pemulihan lingkungan, khususnya terhadap perubahan iklim," kata Hery dalam keterangan tertulis, Selasa (13/12).

Hery menyampaikan, program pertama adalah Konservasi Hutan Binaan Digital. Program ini merupakan pemberian bantuan restorasi dan konservasi hutan pada lahan kritis di Indonesia yang saat ini luasnya mencapai 14 juta hektare. 

Baca juga : Kemenperin Gelar Program D1, Lulusan Bisa Langsung Kerja

Selain fokus pada penanggulanan climate change, program ini juga memiliki tujuan untuk mengembalikan fungsi alam sebagai media pengatur tata air, perlindungan banjir atau sedimentasi di wilayah hilir, memulihkan dinamika populasi, serta keanekaragaman hayati dan ekosistemnya.

Kata Hery, program ini dijalankan menggunakan sistem GIS (Geographic Information System) guna meningkatkan data inventarisasi hutan sehingga memudahkan perbaikan kondisi hutan, merencanakan secara memadai untuk jangka pendek dan panjang, memperkirakan pertumbuhan hutan, pendataan jumlah dan jenis pohon, serta report tumbuh kembang hasil reboisasi secara berkala.

"Program ini telah terealisasi seluas 64,25 Ha yang tersebar di 8 titik lokasi konservasi seluruh Indonesia. Sepanjang tahun juga, program ini berhasil menghasilkan total 7.656 ton karbon yang membantu mengurangi emisi gas rumah kaca," ucap Hery.

Kedua, program Penanaman Mangrove. Sebanyak lebih dari 30.000 bibit telah berhasil ditanamkan melalui program ini di beberapa kota yaitu Semarang, Karimunjawa, Cirebon, Banten, dan Magelang. Hery mengatakan tanaman Mangrove mampu menyerap karbon 4-5 kali lebih tinggi dan mampu menyimpan karbon hingga jutaan tahun melebihi kemampuan hutan tropis di daratan.

Baca juga : Di Tengah Tekanan Global, Laba Perta Life Melonjak 71,04 Persen

Dengan demikian, lanjut dia, realisasi program penanaman Mangrove secara berkelanjutan yang dilakukan oleh Telkom diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi efek rumah kaca guna mendukung penanggulangan perubahan iklim.

"Dengan target konservasi seluas 4 hektare, komitmen Telkom dalam program penanaman Mangrove bertujuan untuk menjaga ekosistem terumbu karang serta meningkatkan digital eco-tourism dengan program bantuan Mangrove Conservation to Build Sustainable Eco Tourism," ujar Hery.

Kemudian, program ketiga adalah Electronic Device Donation for Education (Eduvice). Sampah elektronik merupakan salah satu penyumbang tertinggi kenaikan emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Untuk itu, Telkom menjalankan sebuah program bantuan penyaluran sampah elektronik yang nantinya akan dipilah dan diperbaiki oleh siswa SMK Telkom agar perangkat dapat digunakan kembali menjadi media pembelajaran digital oleh sekolah/siswa yang membutuhkan.

Hery menyampaikan sampah elektronik ini dapat disalurkan melalui dropbox yang ada di empat titik lobi kantor Telkom yaitu Graha Merah Putih Gatot Subroto Jakarta Selatan, Menara Multimedia Telkom Kebon Sirih, Kantor Witel Jakarta Barat, dan Graha Merah Putih Telkom Japati Bandung yang akan didistribusikan kepada sekolah/siswa yang membutuhkan terutama di daerah 3T.

Baca juga : Lestari Imbau Pemerintah Maksimalkan Bonus Demografi

Melalui ketiga program ini, Telkom terus fokus untuk mencapai tujuan berkelanjutan yang juga sejalan pada Sustainable Development Goals (SDGs) terkait penanganan perubahan Iklim. Tak hanya pencegahan, namun pemulihan serta pemeliharaan lingkungan hidup juga harus selalu diperhatikan dengan baik.

"Telkom juga senantiasa melibatkan karyawan dan keluarga besar TelkomGroup untuk mensukseskan program-program ini," ujar Hery.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.