Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Memulai awal pekan, nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,09 persen ke level Rp 15.612 per dolar AS dibanding perdagangan Jumat (16/12) di level Rp 15.598 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,01 persen, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, ringgit Malaysia naik 0,14 persen, baht Thailand melonjak 0,07 persen, dolar Singapura naik 0,24 persen, peso Filipina menguat 0,26 persen, yen Jepang naik 0,48 persen, dan won Korea Selatan naik 0,72 persen.
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Bikin Dolar AS Merana
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya turun 0,26 persen ke level 104,17. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,91 persen ke level Rp 16.558, terhadap poundsterling Inggris turun 0,45 persen ke level Rp 19.036, dan terhadap dolar Australia minus 0,50 persen ke level Rp 10.487.
Analis Pasar Keuangan dari PT Sinarmas Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pergerakan rupiah masih berkonsolidasi terhadap dolar AS, tetapi ada kemungkinan penguatan secara terbatas.
Baca juga : Imbal Hasil Obligasi AS Naik, Rupiah Loyo Lagi
"Ekspektasi kenaikan suku bunga acuan BI pekan ini untuk mengimbangi kenaikan suku bunga acuan The Fed dan menekan inflasi di Tanah Air, membantu mendorong penguatan rupiah," jelasnya, Senin (19/12).
Ia mengatakan, pasar masih mewaspadai sentimen resesi yang bisa kembali menekan aset berisiko, termasuk rupiah. Ariston memproyeksi nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.560 sampai Rp 15.620 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya