Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini melemah 0,03 persen ke level Rp 15.700 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.697 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand minus 0,02 persen, dolar Singapura turun 0,04 persen, dolar Hong Kong turun 0,04 persen, yen Jepang anjlok 0,08 persen, yuan China turun 0,09 persen, rupee India melesat 0,22 persen, dan won Korea Selatan melonjak 0,51 persen.
Baca juga : Lestari: Pemenuhan Hak Anak Harus Jadi Kepedulian Bersama
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya turun 0,06 persen ke level 107,00. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,02 persen ke level Rp 16.161, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,11 persen ke level Rp 18.620, dan terhadap dolar Australia menguat 0,14 persen ke level Rp 10.410.
Analis Pasar Uangn dari DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah diperkirakan akan datar dengan kecenderungan menguat tipis di tengah kembalinya sentimen risk on.
Baca juga : Polandia Diserang Rudal, Rupiah Kena Imbasnya
“Di mana investor cenderung side-lined menjelang risalah pertemuan FOMC bank sentral AS (The Fed) dan liburan thanksgiving,” ujarnya di Jakarta, Rabu (23/11).
Ia pun memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.650-Rp 15.750 per dolar AS sepanjang hari ini.
Baca juga : Ada Spekulasi The Fed, Rupiah Kembali Melemah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya