Dark/Light Mode

Teken MoU, iForte Rambah Bisnis Infrastruktur Keuangan Digital

Jumat, 23 Desember 2022 21:34 WIB
Foto: Dok. iForte
Foto: Dok. iForte

RM.id  Rakyat Merdeka - PT iForte Solusi Infotek (iForte), anak usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yang bergerak di bidang jasa connectivity dan FTTx, telah menandatangani Perjanjian dengan PT Abadi Tambah Mulia Internasional (ATMI), Rabu (21/12) untuk pengambilan saham baru sebesar 23.72 persen dengan nilai transaksi sebesar Rp 249 miliar.

Pada saat yang sama, iForte juga menandatangani Perjanjian Usaha Patungan dengan para pemegang saham ATMI lainnya, yaitu Seven Bank Ltd, Sociofuture Ltd dan PT Alto Network untuk pengelolaan ATMI.

Sebagai informasi, ATMI adalah penyedia jaringan ATM independen di Indonesia yang memiliki lebih dari 5.000 mesin ATM yang tersebar di Sumatrea, Jawa dan Sulawesi.

Baca juga : Mewakili Menteri LHK, Bambang Resmikan Perpustakaan SMK Kehutanan Pekanbaru

Operasional ATMI didukung oleh Seven Bank Ltd dan Sociofuture Ltd yang sudah sangat berpengalaman dalam mengelola bisnis jaringan ATM independent di Jepang, Amerika Serikat, dan Filipina dan PT Alto Network yang menyediakan jaringan switching ke seluruh bank di Indonesia.

Wakil Presiden Direktur dan Chief of Sales & Marketing iForte, Silvi Liswanda menyatakan, penandatanganan perjanjian dengan ATMI merupakan entry point bagi iForte untuk masuk dalam sektor digital financial infrastructure.

"Kami melihat adanya sinergi antara bisnis connectivity iForte dengan kegiatan usaha ATMI dan target ATMI untuk mengoperasikan sekitar 8.000 mesin ATM di akhir 2023," ujar Silvi dalam keterangannya, Jumat (23/12).

Baca juga : Hillcon Raih Kontrak Proyek Infrastruktur 123 Juta Dolar AS

Silvi menanbahkan dengan ditunjang pengalaman lebih dari 20 tahun, iForte dapat menyediakan jaringan connectivity yang handal untuk seluruh mesin ATM yang dimiliki ATMI dan berharap dapat turut berpartisipasi memberikan kemudahan akses finansial bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan penarikan uang tunai dan menjalankan transaksi perbankan.

Direktur dan CFO iForte Hartono Tanuwidjaja menambahkan, investasi atas ATMI dilakukan berdasarkan nilai buku ekuitas tahun 2021.

"Investasi ini dinilai dapat meningkatkan keuntungan iForte, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penambahan pendapatan jasa connectivity," ujar Hartono. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.