Dark/Light Mode

Wamenaker Apresiasi Penanganan Kecelakaan Kerja Di PetroChina Jambi

Senin, 16 Januari 2023 18:26 WIB
Wamenaker Afriansyah Noor (kaos hitam),saat berkunjung kr Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Minggu (15/1). (Foto: Istimewa)
Wamenaker Afriansyah Noor (kaos hitam),saat berkunjung kr Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Minggu (15/1). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Alfiansyah memastikan pemerintah tidak akan menghambat kegiatan perusahaan yang berinvestasi di Indonesia, namun tetap menekankan aspek keselamatan kerja.

Ia juga meminta penyerapan tenaga kerja lokal lebih dioptimalkan untuk dipekerjakan di PetroChina.

“Pemerintah daerah bersama seluruh perusahaan dapat memberikan wadah agar dapat menciptakan skill bagi SDM lokal dengan memberikan pelatihan-pelatihan khusus agar layak dipekerjakan,” ujarnya.

Baca juga : Menpora Cari Jalan Keluar Agar Liga 2 Dan Liga 3 Tetap Jalan

Lebih lanjut Afriansyah menyampaikan bahwa semua sistem kerja di internal PetroChina sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk juga terkait prosedur recruitment tenaga kerja lokal.

Kunjungan Wamenaker ini sebagai wujud keterbukaan serta kesiapan SKK Migas bersama PetroChina untuk bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam investigasi terhadap dua insiden yang terjadi di Wilayah Kerja Jabung belum lama ini.

Vice President Human Resources & Relations PetroChina, Dencio Renato menjelaskan, kunjungan Wamenaker Arfiansyah r ke Area area NEB#9 dan WBD-7 guna melihat langsung lokasi kecelakaan kerja beberapa waktu lalu.

Baca juga : Bamsoet Dorong Asosiasi Penjualan Langsung Tingkatkan Ekonomi Nasional

Alfiansyah sempat berbincang-bincang singkat dengan para pekerja di lapangan. Terkait korban yang masih dirawat, PetroChina melalui perusahaan jasa pengeboran akan bertanggung jawab penuh.

“Selain menanggung biaya perawatan ketiga korban, perusahaan juga menyediakan fasilitas hotel dan bantuan uang makan bagi anggota keluarga yang mendampingi selama masa perawatan,” ujar Dencio.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran menyampaikan apresiasinya kepada Wamenaker, Afriansyah yang meninjau lokasi tempat kejadian kecelakaan kerja.

Baca juga : Chandra Asri Kantongi SNI Bahan Baku Pipa Air Minum

“Sejalan dengan arahan Pak Wamen secara umum SKK Migas meminta PetroChina untuk meningkatkan pelaksanaan keselamatan kerja,” ujar Arie.

SKK Migas bersama PetroChina memastikan bahwa perusahaan (rekanan) akan menanggung seluruh biaya penanganan korban dan akan memberikan jaminan kecelakaan kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan juga meminta KKKS PetroChina untuk mendukung upaya-upaya terbaik untuk penanganan medisnya.

SKK Migas dan KKKS, memiliki incident rate atau IR atau tingkat insiden kecelakaan kerja yang sangat rendah di dunia atau 0,25 dengan jumlah jam kerja 310 juta. Capaian ini merupakan incident rate terendah di bawah rata-rata perusahaan gas dunia, selama 10 tahun terakhir. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.