Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pura Mangkunegaran Direvitalisasi, Erick Berharap Pariwisata Nasional Makin Moncer
Sabtu, 21 Januari 2023 16:59 WIB
Sebelumnya
Revitalisasi ini menjadi salah satu langkah awal menjadikan kawasan Pura Mangkunegaran, sebagai tempat interaksi publik sekaligus sebagai ruang terbuka hijau.
Ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Surakarta dalam upaya meningkatkan kapasitas paru-paru kota, dan memperluas area resapan air tanah.
Atas Dasar Kajian
KGPAA Mangkunegara X menerangkan, revitalisasi Pura Mangkunegaran dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan kajian-kajian pendahulu.
Untuk saat ini, fokus utama adalah menyelesaikan revitalisasi area taman.
Baca juga : Erick: Banyak Yang Datang Ke Saya, Nakut-nakutin
“Bangunan dan taman ini merupakan inpirasi dari Eyang Buyut saya, era KGPAA Mangkunegaran VII. Revitalisasi ini dilakukan atas dasar kajian, dengan pendampingan dari cagar budaya,” jelas Mangkunegara X.
Energi Terbarukan
PT PLN (Persero) telah menjadikan Istana Pura Mangkunegaran, Surakarta sebagai cagar budaya pertama yang memakai Renewable Energy Certificate (REC).
Dalam keterangan tertulis PLN, KGPAA Mangkunegara X menjelaskan, Istana Pura Mangkunegaran memakai REC milik PLN ini sebagai bentuk komitmen Istana, dalam mendorong penggunaan energi bersih secara masif.
“Kita melakukan ini, karena Mangkunegaran sebagai pusat budaya harus terus berkembang. Harus memperhatikan dan menjawab isu yang berkembang selama ini. Melalui penggunaan energi bersih sebagai sumber energi listrik, Istana Mangkunegaran turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon,” jelasnya.
Baca juga : Rajai Medsos Dengan Sentimen Positif, Erick Thohir Cawapres Potensial
Sebagai warisan cagar budaya, Pura Mangkunegaran tidak hanya berfokus kepada pelestarian kebudayaan. Tetapi juga kepada pelestarian lingkungan.
Sebagai pusat kebudayaan, Pura Mangkunegaran juga akan menanamkan pesan-pesan penggunaan energi bersih, berdampingan dengan pesan pelestarian kebudayaan. Sehingga, masyarakat lebih memiliki perhatian terhadap isu lingkungan.
“Kami berharap, banyak yang semakin peduli dan mendukung gerakan penggunaan energi hijau, dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. Terutama, anak muda," ujar KGPAA Mangkunegara.
Dalam keterangan tertulis yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan siap mendukung langkah Istana Pura Mangkunegaran, untuk menggunakan energi bersih melalui REC.
Untuk itu, PLN menyerahkan 20 unit REC atau setara dengan 20 MWh listrik bersih.
Baca juga : Punya Pengalaman Di Level Internasional, Erick Thohir Dinilai Layak Pimpin Indonesia
“Kami siap mendukung langkah baik Kanjeng Gusti, untuk membawa Istana beralih ke sumber energi bersih. Istana Pura Mangkunegaran menjadi cagar budaya pertama yang memakai energi REC dari PLN,” ujar Darmawan.
REC yang diserahkan ke Istana Pura Mangkunegaran ini bersumber dari PLTP Kamojang.
REC merupakan salah satu inovasi produk hijau PLN, untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional. Tanpa harus mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan infrastruktur.
"Melalui REC, PLN menghadirkan opsi pemenuhan target penggunaan energi terbarukan, hingga 100 persen. Cara pembeliannya pun relatif mudah dan cepat,” ucap Darmawan.
Saat ini, pembangkit green energy milik PLN yang terdaftar adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW, PLTP Lahendong 80 MW dan PLTA Bakaru 130 MW, atau setara 2.500.000 MWh per tahun. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya