Dewan Pers

Dark/Light Mode

F1 Powerboat Jadi Ajang Promosi Danau Toba

Rabu, 25 Januari 2023 19:52 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Danau Toba untuk pertama kalinya terpilih menjadi tuan rumah ke-40 ajang balap F1 Powerboat World Championship atau F1 H2O Toba 2023.

Ajang balap super cepat di atas air tersebut, patut dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata Indonesia dan menaikan citra positif Danau Toba di mata dunia.

Sejalan dengan tugas dan fungsi sebagai pelaksana Government Public Relations acara gelaran F1 H2O Toba 2023, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen IKP Kemenkominfo, menyelenggarakan kegiatan dukungan publik Genposting (Generasi Positive Thinking) dengan tema “F1 Powerboat, Perkuat Potensi Wisata Danau Toba” di Stone Café, Jakarta Selatan.

Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), dinilai memiliki potensi sport tourism, yang bisa meningkatkan perekonomian lokal di provinsi Sumatra Utara.

Berita Terkait : Menpora Harap F1 Powerboat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Didukung dengan kekayaan alam, sejarah dan budaya, merupakan danau vulkanik terbesar di dunia, UNESCO's Global Geopark, pusat kerajinan Batak dan wastra kain Ulos.

"Selain pariwisata ada juga UMKM. Ada 2 ribu UMKM yang diundang untuk bisa ikut serta, jadi kita bisa membeli produk-produk lokal sehingga perekonomian akan naik dan kita patut bangga menggunakan produk Indonesia," ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary, dalam sambutannya mewakili Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.

Dukungan terhadap Danau Toba sebagai DPSP tentunya dibutuhkan oleh berbagai pihak termasuk masyarakat, guna mendukung usaha pemerintah dalam mendorong kunjungan wisatawan Nusantara hingga 1,3 miliar perjalanan.

Lewat penyelenggaraan F1 H2O Toba 2023, diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal hingga 3,7 persen, memberikan multiplier economy effect terhadap kawasan Danau Toba, dan memajukan UMKM lokal.

Berita Terkait : Lawan Dewa Jadi Ujian Perdana Peracik Persikabo

Di samping mengejar angka kunjungan wisata Indonesia, Pemerintah juga berusaha mendorong pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism, yakni pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang.

"Baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan, bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung," jelas Septriana.

Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves, Kosmas Harefa menjelaskan, saat ini Pemerintah tengah berupaya mendatangkan para wisatawan ke destinasi wisata yang telah ditingkatkan kualitas dan infrastrukturnya.

Salah satunya, dengan menyelenggarakan acara internasional seperti F1 H2O, yang merupakan balapan powerboat dengan level tertinggi di dunia. Tujuannya, memanfaatkan peluang pemulihan pariwisata Indonesia pada 2023.

Berita Terkait : PPP Maklumi Gaya Sandi Yang Agresif Dekati Kakbah

"Kalau selama ini kita hanya berpikir Bali, sekarang kita harus berpikir untuk mendistribusikan sentra-sentra pengembangan pariwisata. Maka pemerintah memusatkan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, salah satunya Danau Toba,” ujar Kosmas.
 Selanjutnya