Dark/Light Mode

Jadi Tempat Belanja Paling Murah, Warganet Sedih JD.ID Tutup

Selasa, 31 Januari 2023 12:59 WIB
JD.ID. (Foto: Ist)
JD.ID. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - JD.ID sebagai salah satu e-commerce atau layanan belanja online yang sudah cukup lama eksis di Indonesia, kini resmi mengumumkan akan menutup layanannya mulai 15 Februari 2023.

Kabar akan tutupnya JD.ID tersebut membuat jagat twitter heboh hingga membuat trending topic. Banyak tweeps yang menyayangkan JD.ID resmi berpamitan untuk tidak lagi beroperasi, dan  sebagian besar dari mereka banyak yang menceritakan pengalamannya ketika menggunakan JD.ID adalah tempat belanja online yang murah.

"Saya belanja bulanan selalu di JD.ID walau ada ongkir tapi jatuhnya tetap lebih murah dari yang lain. Sedih banget deh. Padahal pelayanan terbaik," tulis pengguna akun twiiter @dina_soraya.

"Pantesan barangnya dari bulan November enggak restock restock, ternyata mau tutup. Yah sangat disayangkan ya karena cuma di JD.ID bisa belanja kebutuhan pribadi dapat harga murah ketimbang e-commerce manapun, terus free ongkir dan selalu nyampe paling lama cuma 2 hari," timpal akun @1____9.

"By by Joy, gue tunggu karya-karyamu di masa mendatang nanti yaa. Bakalan kangen si, pertama kenal belanja onlen dari si JD.ID ini. Udah barang original, harga murah, kena ongkirnya dikit atau bahkan gue sering gratis ongkir, ya Allah nikmat mana lagi coba. See you Joy," ungkap akun @sinikesinisj.

Akun @randhilicious juga mengungkapkan sering belanja tiket di JD.ID karena sering mendapat diskon besar. "Dulu di e-commerce JD.ID suka beli tiket kereta, soalnya diskonnya paling gede daripada e-commerce lain. belanja barang fisik juga sama, lebih murah & free ongkir full tanpa nombok sebagian," tulisnya.

"Setahun pertama pandemi, aku bener-bener di kost doang, nggak ke mana-mana, kerja full WFH dari kost, dan kalo mau belanja groceries selalu di JD.ID. Menurutku harganya murah dan cepat nyampenya. Thank you, JD.ID," kicau akun @liamarta.

Baca juga : Soal Pembakaran Al Quran, Dubes Swedia Dipanggil Kemenlu

"Sebagai ibu rumah tangga aku selalu belanja tek tek bengek di JD.ID sih. Murah dan nyampenya beneran besoknya," tulis akun @syitaaaw.

“Padahal JD.ID murah-murah banget untuk kebutuhan daily dan elektronik nya, (saya) salah satu pelanggan yang menyayangkan tutup nya JD.ID nih,” tulis akun @retnowiryawan.

“Beli barang elektronik disitu, karena pengirimannya benar-benar aman banget, dari HP, TV sampe mesin cuci,” tulis pengguna akun Twitter @xloldx.

Senada akun @feliciaaaaa99 juga turut menimpali. “Yaah padahal aku selalu pake JD.ID kalo mau beli elektronic, semua barang elektronic aku beli disitu mulai kulkas, mesin cuci, blender sampe alat rumah tangga kayak panci sama mop bolde karena pasti terjamin cepet dan gak ada yang cacat sama sekali terus jaminan ori,” tulisnya.

“Dulu tempat belanja bulanan dengan elektronik, banyak banget diskonnya plus gratis ongkir. Kerdusanny numpuk banyak sampe beberapa masih gue pakai buat nyimpen sepatu sama sandal,” tulis @pidipap.

"Dari tahun lalu belanja bulanan mesti di JD.ID sampe beli TV ya di JD.Service terbaik, kalo belanja bulanan kadang dihari yang sama langsung sampe, kecuali barang ada di gudang Jakarta baru besok or lusanya sampe," cuit akun @ZiziSantoso

“Agak sedih, padahal JD.ID jadi tempatku beli hp, laptop, printer, dan elektronik lainnya karena resmi dan bisa bayar di tempat + free ongkir,” tulis akun @arumfaa_.

Baca juga : Pasca Banjir & Longsor Manado, Warga Lakukan Pembersihan

“Sebenarnya kalau promo JD.ID tuh sering banyak promo & diskon FJB/Officialshop, cuma emang sejak tahun lalu gratis ongkir udah nggak kayak dulu lagi. Kalo untuk seller luar official jelas jauh daripada shp/lzd/tkpd. Mungkin kurang hype,” tulis @beylicious7.

“Wahh kaget tapi semoga yang terbaik deh. Kurir JD.ID the best mas Aries, mas Yusuf dll yang sudah mau anterin paket beras gue 10kg-an. Potongan 20 ribu kalau pake Gopay. Tempat beli sepatu dan elektronik yang ori no kaleng. Bakalan kangen sama JD.ID byebye,” tulis @dhircann.

"Belanja murah di JD.ID kini akan jadi tinggal kenangan. Thanks JD.ID," tulis akun @armada_biroe

“Padahal JD.ID lebih segmented ke peralatan rumah tangga tapi sayang gak kuat bertahan, lumayan promo untuk elektronik rumah tangga sampe pernah beli rice cooker, mesin cuci sampe AC di JD.ID,” tulis @allbevine.

Sebagian besar warganet memang menganggap JD.ID adalah tempat belanja daring yang murah. "Kalau mau belanja murah dulu pasti cari di JD.ID," tulis akun @An14isa.

Layanan belanja daring atau e-commerce JD.ID secara resmi mengumumkan untuk menutup layanannya di Indonesia mulai 15 Februari 2023, sebagaimana dikutip dari pengumuman resmi perusahaan yang ditayangkan di website JD.ID pada 30 Januari 2023. JD.ID merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD.com).

“Dengan berat hati, kami memberitahukan bahwa JD.ID akan berhenti menerima pesanan Anda mulai tanggal 15 Februari 2023. JD.ID dan semua layanannya akan dihentikan pada 31 Maret 2023,” tulis JD.ID dalam laman resminya.

Baca juga : Pemotor Melawan Arus Marak, Lawan Oleh ETLE

JD.ID hadir di Indonesia pada 2015 dan mengutip data iPrice, pada akhir Desember 2022, JD.ID merupakan e-commerce dengan trafik terbesar ke-10 di Indonesia. Selain Tokopedia, Shopee, dan Blibli di tiga besar, situs dan aplikasi lain seperti Klik Indomaret, Zalora, dan Orami juga ada di atas JD.ID.

Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa JD.ID akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023. Perusahaan akan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai inti bisnisnya.

“Hal ini adalah keputusan strategis dari JD.COM untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai inti bisnisnya,” kata Setya Yudha dalam keterangan resmi, Senin, 30 Januari 2023.

JD.ID memberi waktu bagi seluruh mitra pengguna dan penjual untuk menyelesaikan transaksinya hingga akhir Maret 2023.

“Untuk transaksi yang selesai sebelum tanggal penghentian layanan, perusahaan akan memenuhi pesanan seperti biasa, layanan purna jual dan dukungan akan tetap tersedia. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan hubungi layanan pelanggan kami di 1500 618,” tulis JD.ID.

JD.ID juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan, penjual, mitra, dan karyawan atas dukungan yang telah diberikan dalam perjalanannya selama ini. “Kami berharap dapat kembali melayani Anda di masa depan. Terima kasih,” tulis JD.ID.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.