Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pasca Libur Panjang Idul Fitri
BUMN Dilarang Kendor Kasih Layanan Optimal
Sabtu, 29 April 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Menyoal ini, Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto memuji segala persiapan yang telah dilakukan grup BUMN dalam mengantisipasi arus mudik maupun arus balik pada perayaan Idul Fitri 1444 H.
“Terutama pada BUMN yang memang krtitikal hadir saat libur panjang Lebaran ini. Mulai dari pangan, listrik, gas hingga BBM. Diharapkan pasca libur ini semua akan tetap aman dan tersedia dengan baik,” kata Toto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Hari Pertama Idul Fitri, 71 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Ia juga mendukung langkah Menteri Erick yang membatasi kegiatan di luar pelayanan masyarakat. Hal ini agar BUMN fokus bekerja setelah melakukan cuti bersama.
“Sehingga terjadi optimalisasi layanan BUMN kepada masyarakat,” kata Toto.
Baca juga : Ridwan Kamil: Peristiwa Bersejarah Salat Idul Fitri Perdana di Masjid Raya Al Jabbar
Soal keinginan Menteri Erick agar BUMN juga fokus menjalankan Program Rekrutmen Bersama BUMN Tahun 2023, Toto menilai, upaya itu sebagai peningkatan kualitas talent BUMN melalui upaya crossing talent.
Dengan demikian, diharapkan best talent tidak menumpuk pada BUMN berkategori bluechips saja, tetapi bisa didistribusikan lebih merata kepada BUMN lainnya.
Baca juga : KBRI Astana Gelar Open House Idul Fitri di Wisma Indonesia
“Komitmen Menteri BUMN terhadap pemberantasan korupsi dengan menerapkan Good Corporate Governance (GCG) memang perlu dilakukan,” tuturnya.
Toto menilai, saat ini Erick getol mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Serta selalu menjaga core value, yaitu AKHLAK akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya