Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Produksi Yaris Cross Di Karawang, Toyota Rogoh Kocek Rp 2,5 T

Selasa, 13 Juni 2023 14:41 WIB
Peresmian produksi dan ekspor Toyota Yaris Cross. (Foto: Ist)
Peresmian produksi dan ekspor Toyota Yaris Cross. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi memproduksi Toyota Yaris Cross di pabrik Karawang. Investasi yang dikucurkan capai Rp 2,5 triliun.

TMMIN melakukan Peresmian Produksi dan Ekspor Toyota Yaris Cross, di Pabrik TMMIN 1 dan 2 di Karawang, Jawa Barat, Selasa (13/6).

Hadir pada acara tersebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Deputy CEO of Asia Region For Toyota Motor Corporation and President of Toyota Motor Asia Pasific Hap Quoc Tien, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Baca juga : Diproduksi Di Karawang, Kandungan Lokal Toyota All New Yaris Cross Tembus 80 Persen

Ada dua tipe yang diproduksi TMMIN. Yaris Cross tipe bensin dan Yaris Cross Hybrid. Yaris Cross merupakan model elektrifikasi produksi lokal kedua, setelah Kijang Innova Zenix.

“Investasi kendaraan elektrifikasi Yaris Cross mencapai Rp 2,5 triliun,” ujar Agus.

Agus berharap, Toyota Yaris Cross akan memperoleh kesuksesan seperti Kijang Innova Zenix. Baik di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Baca juga : Bangun Pabrik Karbamat, Delta Giri Siapkan Kocek Rp 294 M

Menurut Agus, produksi Toyota Yaris Cross merupakan bagian dari program Toyota Indonesia untuk mendukung program Pemerintah dalam mengurangi emisi. Kehadiran model ini juga akan memberikan lebih banyak pilihan model elektrifikasi dan kendaraan hemat bahan bakar bagi beragam lapisan konsumen.

Dia juga mengapresiasi, Toyota yang telah memiliki tingkat penggunaan komponen lokal (local purchase) mencapai 80 persen dengan melibatkan total 116 supplier lokal. 11 diantaranya merupakan supplier baru.

Agus menambahkan, penggunaan teknologi hybrid pada tipe Yaris Cross dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan sebesar 45 persen dari semula menghasilkan 143 CO2 gr/km menjadi hanya 78 CO2 gr/km. Teknologi ini juga lebih hemat bahan bakar dengan penambahan daya tempuh sebesar 83 persen dari semula 16,6 Km/liter menjadi 30,3 km/liter.

Baca juga : Jokowi: Harga Cabe Di Pasar Natar Lampung, Murah Sekali

Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono mengatakan, produksi Yaris Cross merupakan bagian dari komitmen Toyota Indonesia untuk mendukung program Pemerintah dalam mengurangi emisi dengan memberikan lebih banyak pilihan model elektrifikasi dan kendaraan hemat bahan bakar bagi beragam lapisan konsumen. 

Yaris Cross versi bensin dan HEV mengusung tingkat emisi CO2 yang rendah serta memiliki efisiensi bahan bakar tinggi. Bersama dengan model-model Toyota lain yang hemat bahan bakar serta berteknologi elektrifikasi (HEV, PHEV, BEV, dan FCEV), Yaris Cross diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pencapaian target Dekarbonisasi Pemerintah dengan menjangkau lebih banyak konsumen dengan kebutuhannya masing-masing.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.