Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Jelang Rapat Dewan Gubernur BI, Rupiah Menguat

Selasa, 25 Juli 2023 09:33 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,18 persen ke posisi Rp 15 ribu per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.027 per dolar AS.

Pergerakan mata uang Asia mayoritas juga menguat terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, ringgit Malaysia naik 0,05 persen, yen Jepang melesat 0,13 persen, peso Filipina naik 0,13 persen, dolar Singapura naik 0,13 persen, rupee India positif 0,16 persen, baht Thailand naik 0,17 persen, yuan China melonjak 0,36 persen dan won Korea Selatan minus 0,06 persen.

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,05 persen ke level 101,03. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,19 persen ke level Rp 16.616, terhadap poundsterling Inggris naik 0,12 persen ke level Rp 19.263, dan terhadap dolar Australia menguat 0,05 persen ke level Rp 10.133.

Baca juga : Dibuka Rp 15.034, Rupiah Menguat Tipis Awal Pekan

Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen datang dari Pemerintah China yang memberikan sinyal tentang lebih banyak dukungan kebijakan, tetapi hal tersebut tidak banyak membantu sentimen yang lemah atas ketidakpastian dari rencana The Fed tentang suku bunga. 

“Investor menjadi ragu dan enggan berinvestasi pada aset berisiko karena ketidakpastian atas rencana bank sentral AS terkait suku bunga di masa depan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/7).

Jelang Rabu, Bank Sentral AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Namun, belum jelas apakah hal tersebut menandakan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini, karena inflasi di AS masih cenderung lebih tinggi dari target tahunan.

Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Kurang Cerah

“Sementara itu, Bank Sentral Jepang (BOJ) memberikan sedikit sinyal untuk memperketat kebijakan moneter mereka yang sangat longgar dalam waktu dekat. BOJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga,” katanya.

Minggu ini, perhatian juga tertuju pada pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, di mana bank tersebut diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25 persen.

Hari ini, pasar juga menantikan pengumuman hadil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), diproyeksi BI tetap mempertahankan suku bunganya. 

Baca juga : Dibuka Rp 14.958, Rupiah Menguat Tipis

Ibrahim memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif, tetapi ditutup melemah di rentang Rp 15.010-Rp 15.080 per dolar AS sepanjang hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.