Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
YIC 2023, Undira Ajak Generasi Muda Gunakan Energi Ramah Lingkungan
Jumat, 4 Agustus 2023 13:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mentargetkan Indonesia bisa mencapai net zero emission pada 2050. Guna mencapai itu diperlukan dukungan serta kesadaran semua pihak, terutama generasi muda, beralih ke energi ramah lingkungan.
"Untuk itu, Universitas Dian Nusantara (Undira) fokus dalam mensosialisakan, baik terhadap mahasiswa maupun masyarakat, tentang energi terbarukan," kata Rektor Universitas Dian Nusantara Prof Suharyadi, di sela acara Youth Idea Competition (YIC) dan IC Brev MRT International Conference, di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis (3/8).
Dia melanjutkan, penyampaian ke masyarakat tentang penting penggunakan energi ramah lingkungan bukan semata-mata perpindahan menjadi energi listrik, tetapi berkontribusi terhadap zero emisi tadi. "Kalau semua masyarakat menggunakan kendaraan maupun peralatan lain yang tidak berpolusi, maka seluruh dunia itu menjadi bersih," jelas Suharyadi.
Baca juga : Srikandi Ganjar Ajak Generasi Muda Simalungun Buat Kuliner Adat Dayok Nabinatur
Dia lalu merujuk pernyataan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan bahwa saat ini dunia tidak lagi menghadapi global warming, tetapi sudah memasuki global boiling. Indikatornya, terjadi panas yang luar biasa di dunia, dengan jumlah korban jiwa. Jika kondisi tersebut tidak segera diatasi, akan sangat berbahaya.
"Itu kondisi sekarang. Sekian puluh tahun yang akan datang, kalau tidak ada perbaikan-perbaikan di dalam penggunaan energi yang terbarukan, dikawatirkan akan berbahaya dan lebih parah lagi. Ini untuk mengantisipasi masa depan," ujarnya.
Melalui Youth Idea Competition (YIC) dan IC Brev MRT International Conference, lanjutnya, Undira berharap kampus-kampus lain seperti ITB, ITS, UGM, dan UI bersama-sama dengan para ahlinya dan fasilitas yang dimiliki untuk tergerak melakukan sosialisasi dan memberikan kontribusi percepatan terwujudnya zero emission.
Baca juga : HUT ke-13 BNPT, Mendesain Karakter Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas
"Kita juga akan mengkomunikasikan kepada masyarakat melalui disiplin ilmu sosial, sosial ekonomi, politik, lingkungan dan lainnya. Ini makanya, seminar sekarang ini, multi-disiplin yang harus bicara dari bidangnya masing-masing," tambahnya.
Sementara itu, Pendiri National Battery Research Institute (NBRI) Evvy Kartini menuturkan, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, perlu standar kompetensi terkait baterai dan kendaraan listrik.
"Untuk mempersiapkan SDM kompeten dalam bidang baterai, kami mendorong Kementerian Ketenagakerjaan merumuskan Standar Kompetensi Nasional terkait baterai, dan Desember tahun 2022 telah keluar SKKNI baterai, ke depannya kita tinggal membuat lembaga sertifikasinya," ujarnya.
Baca juga : Progresif Yogyakarta Siap Perjuangkan Pendidikan Dan Lingkungan
Evvy melanjutkan, sertifikasi ini sangat penting untuk dipelajari. "Sertifikasi ini akan banyak turunannya. Ke depan, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, namun dapat memproduksi baterai" tambahnya.
Sebelumnya, National Battery Research Institute (NBRI) bekerja sama dengan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Queen Mary University of London, Inggris menyelenggarakan "The International Battery Summit (IBS) 2023" di Grand Sahid Hotel Jaya, Jakarta, Indonesia pada 1-2 Agustus 2023. Bersamaan dengan IBS 2023, pada hari terakhir, Kamis (3/8), NBRI juga menyelenggarakan International Conference on Battery for Renewable Energy and Electric Vehicles (ICB-REV) & International Conference on Multidisciplinary Research and Technology (ICMRT) dan Youth Idea Competition (YIC), sebuah perlombaan untuk kalangan mahasiswa untuk memaparkan hasil inovasi di bidang energi terbarukan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya