Dark/Light Mode

Belantara Dan APP Sinar Mas Ajak Pelajar Jepang Tanam Pohon Di Riau

Jumat, 4 Agustus 2023 19:00 WIB
Penanaman pohon secara di kawasan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Riau, Jumat (4/8). (Foto: Ist)
Penanaman pohon secara di kawasan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Riau, Jumat (4/8). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Belantara Foundation bersama KPHP Minas Tahura bersama pelajar Senior High School at Sakado dan University of Tsukuba melakukan penanaman pohon di kawasan Tahura Sultan Syarif Hasyim (SSH), Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Riau, Jumat (4/8). Kegiatan ini untuk melestarikan lingkungan.

Acara tersebut didukung oleh Asia Pulp & Paper Japan Ltd. (APPJ) dan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Masz

Acara penanaman pohon ini salah satu rangkaian kegiatan memperingati Global Tiger Day (29 Juli), Hari Konservasi Alam Nasional (10 Agustus), International Elephant Day (12 Agustus) dan International Orangutan Day (19 Agustus). Momentum empat hari besar lingkungan tersebut mengingatkan kepada kita pentingnya menjaga dan melestarikan satwa liar beserta habitatnya.

Pada penanaman simbolis ini, Jenis pohon yang digunakan antara lain balangeran (Shorea balangeran) dan meranti bunga (Shorea leprosula) sebanyak 20 pohon. Keduanya termasuk dalam kategori pohon langka yang perlu dilestarikan.

Baca juga : Cara Atasi Link APK Atau File PDF Berbahaya Yang Telanjur Diklik

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna mengatakan, pihaknya akan mengajak berbagai pihak termasuk generasi muda untuk berkontribusi dalam pemenuhan Nationally Determined Contribution (NDC) Pemerintah Indonesia untuk pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia khususnya Pulau Sumatra. 

“Salah satu kekuatan generasi muda yaitu mampu memengaruhi masyarakat luas. Hal tersebut dapat dilakukan mulai dari hal sederhana, salah satunya melalui menanam pohon,” ujarnya.

Dia berharap, gerakan menanam pohon ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda agar berkontribusi aktif pada bidang pelestarian alam dan lingkungan hidup di sekitar mereka. Pohon memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan, antara lain sebagai penghasil oksigen, menyerap karbon dioksida, mencegah erosi, menyediakan habitat bagi satwa liar serta menyediakan sumber pangan dan obat-obatan.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Tahura SSH merupakan kawasan hutan konservasi yang berada di wilayah Kampar, Siak, dan Pekanbaru, Provinsi Riau. Tahura SSH memiliki keanekaragaman jenis flora dan fauna yang cukup tinggi. Sedikitnya terdapat 127 jenis tumbuhan asli di kawasan hutan tersebut, 4 jenis reptilia, 16 jenis mamalia dan 42 jenis burung.

Baca juga : Gus-Gus Nusantara Gelar Doa Bersama Untuk Ganjar Pranowo Di Blitar

Tumbuhan asli di Tahura SSH didominasi dari keluarga Dipterocarpaceae, Lauraceae, Euphorpeaceae, Anacardiaceae, Guttiferae, Sapotaceae dan Myrtaceae. Selain itu, dari 42 jenis burung yang ada di Tahura SSH, terdapat satu jenis yang menjadi fauna identitas Provinsi Riau, yaitu serindit melayu (Loriculus galgulus).

Pada kesempatan yang sama, Kepala KPHP Minas Tahura, Matnuril mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Belantara Foundation dan para pemangkukepentingan setempat melibatkan pelajar asal Jepang pada gerakan menanam pohon di kawasan Tahura SSH.

“Kami berharap Tahura SSH menjadi laboratorium alam yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran dan edukasi bagi pelajar dan masyarakat.” kata Matnuril.

Regional Director of Southeast Asia and Taiwan Bureau of Global Initiatives, University of Tsukuba, Nomura Nakao mengatakan, kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya dengan berpartisipasi aktif pada gerakan menanam pohon. “Dengan menanam pohon, kita dapat berkontribusi dalam mencegah dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi perhatian dunia” pungkas Nomura.

Baca juga : Dukung Cita-Cita Anak, Trevo Ajak Orangtua Bangun Kreativitas

Di tempat terpisah, Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas, Elim Sritaba menegaskan, sektor swasta turut berperan dalam mendukung program restorasi serta perlindungan hutan dan biodiversitas di Indonesia dengan berkolaborasi bersama pihak yang berkepentingan. Hal ini juga dalam upaya mendukung pemerintah mencapai NDC termasuk Folu Net Sink 2030.

“Melalui kolaborasi multi-pihak, baik dari dalam maupun luar negeri dengan penanaman pohon hari ini, merupakan upaya kami dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan dan juga masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030 yang telah kami canangkan," tambah Elim.

Pada tahun ini, kegiatan penanaman simbolis telah dilakukan tiga kali bersama stakeholder kami. Penanaman simbolis yang pertama telah dilakukan di Tahura SSH pada 17 Januari 2023 dan penanaman kedua pada 28 Februari 2023 lalu. Bibit pohon yang ditanam yaitu balangeran (Shorea balangeran), merbau (Intsia bijuga) dan meranti (Shorea leprosula).

Selain melakukan penanaman pohon, para pelajar dari Senior High School at Sakado dan University of Tsukuba, Jepang akan mendapatkan kuliah umum bertajuk “Biodiversity and Wildlife Conservation in Indonesia” pada 10 Agustus 2023 di Universitas Pakuan, Bogor.  Salah satu pemberi materi adalah Yayasan Belantara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.