Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lebih Dari 20 Juta Produk UMKM Terdaftar Dalam Ekspor Shopee
Sabtu, 19 Agustus 2023 18:28 WIB
Sebelumnya
Ekspor produk UMKM baru 15,65 persen masih rendah jika dibandingkan dengan Korea Selatan sebesar 19,7 persen, Malaysia 17,3 persen, dan Thailand sebesar 28,7 persen.
Padahal UMKM menyumbang lebih dari 90 persen lapangan kerja dan hampir 60 persen dari PDB.
Dikatakan Christin, hal ini sebagai peluang untuk meningkatkan keterlibatan UMKM dalam ekonomi global.
“Salah satu contohnya adalah seller di Shopee namanya Pak Ahmad dari Boyolali, yang memproduksi dan menjual batik.
Baca juga : ABC Edukasi Aturan Produk Dan Pembuatan Pangan Olahan
Melalui crossborder ini, Pak Ahmad tidak hanya berhasil menaikan penjualan hingga 10 kali lipat, tapi juga bisa membuka kesempatan kerja bagi 35 warga sekitar yang kini membantu memproduksi batik yang laku hingga Malaysia dan Singapura.
“Ini efek domino positif yang mau kita lihat,” jelas Christin.
Christin melanjutkan, UMKM tidak akan merasa kesulitan saat mereka ingin mengekspor produknya bersama Shopee.
“Kendala seperti bahasa, logistik, proses pembayaran dan informasi terhadap pangsa pasar semua akan dibantu oleh Shopee. Jadi pengiriman ke Brasil sekalipun akan semudah mengirim produk ke Bekasi,” tuturnya.
Baca juga : Jaring 20 Juta Produk Lokal, Shopee Launching Gerakan Ekspor UMKM Serentak Di 10 Kota
Program Ekspor Shopee telah hadir sejak 2019 dan dapat diakses oleh semua UMKM di Indonesia.
Program ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif untuk kemajuan UMKM dan perekonomian daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu, dalam pembukaan AOSD 2023, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan peran teknologi digital dalam membuka peluang baru terutama bagi pelaku UMKM lokal untuk bisa bergabung dalam ekonomi global.
Contohnya adalah platform e-commerce yang kini juga memungkinkan UMKM lokal untuk bisa merambah pasar internasional melalui akses digitalisasi.
Baca juga : Waspadai Project S Hantam Produk UMKM, Teten Minta TikTok Shop Jangan Bohong !
“Hadirnya AOSD tahun 2023 dituju untuk dapat memfasilitasi perekonomian digital Indonesia pasca pandemi, dengan memanfaatkan platform e-commerce. Seperti halnya ada Shopee, pelaku usaha menengah Teh Poci-Sosro dan 12 pelaku usaha UMKM, yang salah satunya berasal dari Filipina,” kata Zulhas.
Ia berharap, kegiatan AOSD ini dapat mendukung prioritas utama Pemerintah tahun ini untuk meningkatkan kerja sama perdagangan lintas batas di Negara anggota ASEAN, memperluas pasar bagi produk UMKM dan ekspor dari masing-masing negara anggota ASEAN.
Diketahui, sebanyak 90.000 produk dari e-commerce Shopee yang berasal dari 4.400 Penjual di berbagai negara juga turut memeriahkan AOSD 2023.
Hingga Sabtu, 19 Agustus 2023 sudah ada lebih dari 2,8 juta pesanan yang diterima para Penjual Shopee dari berbagai negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya