Dewan Pers

Dark/Light Mode

Resmikan ITH Di Swiss

Dubes Muliaman Genjot Produk UMKM RI Ke Pasar Eropa

Rabu, 25 Januari 2023 06:43 WIB
Duta Besar RI untuk Indonesia dan Liechtenstein, Muliaman D Hadad menghadiri peresmian Indonesia Trading House (ITH) di Toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss, pada Sabtu (21/1)..
Duta Besar RI untuk Indonesia dan Liechtenstein, Muliaman D Hadad menghadiri peresmian Indonesia Trading House (ITH) di Toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss, pada Sabtu (21/1)..

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar RI untuk Indonesia dan Liechtenstein, Muliaman D Hadad menghadiri peresmian Indonesia Trading House (ITH) di Toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss, pada Sabtu (21/1).

Kehadirian ITH akan mempermudah produk UMKM RI masuk ke pasar Eropa.

Peresmian ITH dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Yukki Nugrahawan Hanafi (Wakil Ketua Umum Koordinator I KADIN Indonesia) yang mewakili KADIN Indonesia dan Atase Perdagangan RI Jenewa.

Sedangkan, Pemilik Pasar Indonesia AG, Catharina Oehler, Ketua Komite Bilateral Swiss KADIN Indonesia, Francis Wanandi dan Ronald Bonia dari Kadinda Papua ikut hadir.  

Berita Terkait : Resmikan Bendungan Di Sumbawa, Jokowi Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian

“ITH diharapkan dapat menjadi pintu masuknya produk-produk Indonesia, baik produk makanan dan non-makanan, ke pasar Swiss dan pasar Eropa. Indonesia harus memanfaatkan Swiss sebagai Hub untuk pintu produk Indonesia ke pasar Eropa, sebagai implementasi dari  perjanjian Indonesia-EFTA CEPA,” ujar Dubes Muliaman dalam keterangannya, Rabu (25/1).

Sementara itu, Waketum Kordinator 1 KADIN Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, ITH Swiss ini merupakan kerja sama KADIN dengan diaspora yang pertama di Eropa dan akan di replikasikan ke berbagai negara. 

“Peresmian ITH ini merupakan bukti keberhasilan dari kolaborasi KADIN dengan mitra di Swiss (Pasar Indonesia AG). Kami mengapresiasi dukungan KBRI Bern dan Kementerian Perdagangan RI. Pada prinsipnya, kami akan terus mendukung upaya kemajuan dan peningkatan perdagangan Indonesia untuk tembus pasar Eropa", ujar Yukki. 

"Kami juga memahami perhatian utama para diaspora Indonesia akan tingginya biaya logistik. Semoga kita bisa cari solusi bersama terkait isu logistik dimaksud," tambah Yukki.

Berita Terkait : Menkop Teten Genjot Produk UMKM Masuk E-Katalog LKPP

Dalam peresmian ITH, Menteri Teten memberikan apresiasi tinggi atas upaya pendirian ITH di Swiss, terutama untuk peluang masuknya produk-produk UMKM Indonesia ke pasar luar negeri, khususnya Eropa.

“Saya kira sekarang dengan dukungan teknologi akan cukup mudah membantu penjualan produk-produk Indonesia lewat jaringan diaspora, asal ada partner yang menyediakan warehousenya,” ujar Teten.

Menteri Teten juga memberikan perhatian terhadap pemanfaatan market platform atau marketplace untuk pemasaran produk-produk UMKM Indonesia serta keterhubungannya dengan jejaring ITH, diaspora Indonesia, dan para pelaku pasar di LN.

“Mudah-mudahan ini bisa direplikasi di berbagai tempat karena sekarang ini produk UMKM sudah berkualitas untuk dapat memenuhi standar internasional,” katanya.

Berita Terkait : Dubes Pribadi Sutiono Bidik Slowakia Jadi Hub Produk RI Di Eropa

Diketahui,  peresmian pendirian ITH adalah tindak lanjut dari penandatanganan pendirian Indonesia Trading House atau ITH oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsyad Rasyid di sela perhelatan WEF di Indonesia Pavilion pada 24 Mei 2022. ■